Boy Thohir Ungkap 3 Hal yang Bikin Adaro Tumbuh Membesar, Cek
JAKARTA, Investortrust.id - Chief Executive Officer (CEO) PT Adaro Energy Indonesia Tbk, Garibaldi Thohir mengungkapkan, ada tiga hal yang membuat Adaro Group yang ia pimpin bisa bertumbuh besar seperti saat ini. “Ada 3 hal yang paling penting yang membuat kita bisa menjadi satu grup yang sukses, dan itu sudah kita buktikan dari tahun ke tahun,” kata Garibaldi yang akrab disapa Boy Thohir ini dalam Presidential Messages 2024 dalam rangka perayaan HUT Adaro ke-36 yang mengambil tema “Restructuring Business Pillars for Sustainable Growth”.
Adapun tiga tema yang ia anggap penting bagi pertumbuhan Adaro Group, pertama adalah business model Adaro yang memiliki keunikan dan berbeda dengan grup-grup usaha yang menjadi peer-nya.
“Business model itu harus unik dan tidak mudah ditiru pesaing. Semua tahu lah yang namanya bisnis batu bara itu tidak sophisticated. Tetapi kenapa performance grup Adaro itu beda dengan grup-grup lain yang bisnisnya sama. Karena uniqueness-nya kita vertically integrated dari hulu ke hilir,” kata Boy dalam Presidential Message-nya, Sabtu (4/101/2024).
Baca Juga
Boy Thohir: ‘Spin Off’ Adaro Andalan Indonesia Bagian dari Tranformasi Bisnis Adaro Group
Dalam kesempatan tersebut Boy menceritakan ketika ia bersama Christian Ariano Rachmat, salah satu direktur, masuk ke bisnis Adaro pada tahun 2005. Saat itu, bisnis Adaro hanyalah menambang batu bara, tak lebih. Sementara kegiatan transportasi (barging), distribusi, kontraktor, semuanya diserahkan kepada pihak ketiga.
“Sekarang kita integrated. Dengan begitu business model kita unik, vertically integration. Saya bilang istilahnya, from pit to port to power,” kata Boy bicara soal kelebihan pertama dari Adaro.
Hal kedua yang menurutnya mampu membuat bisnis Adaro menggurita seperti saat ini adalah modal sumber daya manusia, atau people. Faktor people ini pula yang menurut Boy yang membedakan Adaro Group dengan perusahaan-perusahaan lain.
Dalam pembentukan karakter sumber daya manusia di perusahaan, Adaro Group menerapkan lima nilai utama yaitu Integrity, Meritocracy, Openness, Respect, Excellence atau disingkat IMORE. Integrity merupakan karakter yang mengandung unsur kejujuran, loyalitas terhadap perusahaan, mengedepankan kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi. Berikutnya Meritocracy sebagai budaya untuk membangun kompetisi yang sehat di perusahaan. Opennes adalah nilai untuk membangun keterbukaan di dalam perusahaan, lalu Respect sebagai kualitas yang harus dijunjung tinggi di Adaro. Di dalamnya terkandung filosofi bahwa walaupun berbeda pendapat namun harus saling menghargai. Sementara Excellence merupakan budaya unggul yang dijalankan di semua level dari tingkat manajemen maupun karyawan lapangan.
Baca Juga
OJK Pelajari Rencana Adaro Energy (ADRO) Soal Divestasi Anak Usahanya
Hal ketiga yang menjadi keunggulan Adaro menurut Boy adalah Proses. “Proses yang benar itu pasti akan memberikan hasil yang benar. Kalau proses enggak benar, ya hasilnya pasti enggak benar,” kata Boy.
Bicara soal proses, ia mengaku belajar dari ayahnya Teddy Thohir dari cara merakit sepeda motor secara mandiri. “Nah kalau proses yang enggak benar, satu baut saja enggak kepasang, itu baru jalan 10 kilometer, jebol,” ujarnya.
Bagi manajemen, kata Boy, proses adalah hal penting sehingga Grup ADARO selalu membangun daya saing melalui strategi operational excellence di setiap bisnis unit, dengan terus memperbaiki produktivitas, dan efisiensi agar mencapai cost yang efisien.

