Boy Thohir: ‘Spin Off’ Adaro Andalan Indonesia Bagian dari Tranformasi Bisnis Adaro Group
JAKARTA, Investortrust.id – Chief Executive Officer (CEO) PT Adaro Energy Indonesia Tbk, Garibaldi Thohir menyampaikan kepada para jajaran karyawan Adaro Group, bahwa langkah spin off terhadap PT Adaro Andalan Indonesia (AAI) merupakan bagian dari langkah tranformasi bisnis yang telah menjadi keputusan para pemegang saham.
“Kita tetap satu keluarga yang harmonis, satu keluarga yang berbahagia, tetapi memang karena satu dan lain hal, secara strategic pemegang saham dan manajemen memutuskan untuk melakukan spin off (PT Adaro Andalan Indonesia),” kata pria yang akrab disapa Boy Thohir ini dalam kesempatan peringatan HUT Adaro ke-32 yang dirayakan secara unik di Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Baca Juga
OJK Pelajari Rencana Adaro Energy (ADRO) Soal Divestasi Anak Usahanya
Disampaikan Boy di depan segenap karyawan yang hadir secara luring maupun daring, dengan langkahspin off PT Adaro Andalan Indonesia, perusahaan hasil pemisahan ini akan bisa menjadi andalan negara lewat pilar bisnis yang dijalankan. AAI nantinya akan fokus dalam pengembangan bisnis termal batu bara.
Sementara itu Adaro Energy Indonesia, menurut Boy akan fokus pada bisnis batu bara non termal, serta bergerak ke arah pengembangan energi hijau. Bisnis mineral sendiri nantinya akan ditangani oleh anak usaha Adaro Energy yang telah lebih dulu di-spin off, yakni PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR).
“Jadi sekali lagi pemisahan ini bertujuan agar masing-masing pilar bisa fokus mengembangkan keunggulan inti, core competence-nya. Selain itu juga akan membantu bisnis hijau Adaro untuk mendapatkan pembiayaan yang lebih luas, dan lebih mudah dan lebih kompetitif,” tuturnya.
Baca Juga
Umumkan Lepas Bisnis Batu Bara Rp 37,77 Triliun, Saham Adaro Energy (ADRO) Terbang
Diakui Boy, untuk pengembangan bisnis Grup Adaro ke depan masih akan dibutuhkan pendanaan yang sangat besar, dan bukanlah hal yang mudah untuk bisa mendapatkan pendanaan di tengah situasi yang serba sangat menantang saat ini. Namun demikian Boy optimistis dengan kredibilitas yang telah dibangun oleh Adaro sejak awal berdiri, rencana bisnis skala besar yang sudah dicanangkan Adaro Grup akan bisa mendapatkan dukungan pendanaan.
“Saya yakin ada Pak Aryo (Christian Ariano Rachmat, Direktur ADRO), ada Pak Michael (Michael William P Soeryadjaya, direktur ADRO) dan dengan kredibilitas dan nama baik Adaro, saya yakin apa yang kita cita-citakan, apa yang kita mimpikan itu Insyaallah bisa terealisasi,” ujar Boy.
Acara peringatan HUT Adaro ke-32 dirayakan secara unik, dengan seluruh karyawan yang hadir mengenakan dress code seragam sekolah menegah atas, putih abu-abu. Bahkan saat Boy akan memberikan 'Presidential Message' ia menyebut bahwa 'Ketua OSIS' akan menyampaikan pesan, dan segera disambut tepuk tangan para hadirin.

