Sudah 2 Hari Lebih Indodax Maintenance, Padahal Hacker Cuma Perlu 2 Jam untuk Bobol
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan keamanan siber Cryvers Alerts menyebut, hanya perlu waktu dua jam bagi hacker untuk membobol Indodax. Alhasil, salah satu platform exchange terbesar di Indonesia itu mengalami kerugian mencapai US$ 20,58 juta atau setara Rp 317,24 miliar.
“Kerugian berdasarkan rantai sebagai berikut, BTC US$ 1,4 juta, TRON US$ 2,5 juta, Polygon US$ 2,5 juta, OP US$ 883.000, ETH US$ 13,3 juta. Totalnya US$ 20,58 juta. Waktu peretasan 2 jam,” ujarnya di X, dilansir investortrust.id, Jumat (13/9/2024).
Waktu peretasan yang hanya dua jam tersebut berbanding terbalik dengan proses perbaikan yang dilakukan Indodax yang tak kunjung rampung. Hingga saat ini, terhitung sudah dua hari lebih atau sekitar 50 jam berlalu, setelah manajemen Indodax mengumumkan adanya maintenance yang dilakukannya pada pukul 10.00 WIB, pada Rabu lalu (11/9/2024).
Baca Juga
Indodax kena Hack dan hingga Saat ini Masih Maintenance, 6,8 Juta Pelanggannya Dag Dig Dug
Indodax merupakan salah satu platform exchange kripto terbesar di Indonesia, dengan mencatatkan jumlah pengguna lebih dari 6,8 juta pengguna. Selain itu, nilai transaksi perdagangannya sejak Januari-Agustus 2024 naik hingga 195,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Menanggapi kondisi tersebut, Chief Technology Officer (CTO) Indodax William Sutanto menyatakan, pihaknya akan menanggung kerugian atas kasus peretasan ini. ”Your assets are SAFU,” cuitnya di X.
SAFU adalah secure asset fund for users alias aset aman untuk pengguna. Perusahaan memiliki cadangan dana yang disisihkan untuk melindungi aset pengguna dari potensi kerugian atau peretasan.
Baca Juga
Indodax Diretas Rugi Ratusan Miliar, Daftar Peretasan Kripto Tambah Panjang
Di sisi lain, CEO Indodax Oscar Darmawan mengungkapkan, saat ini pihaknya telah melakukan investigasi siber forensik atas seluruh basis data, perangkat lunak (software) dan server terus dilakukan bersama dengan pihak eksternal.
“Kami secara rutin akan memberikan perkembangan hasil investigasi. Kami ingin memastikan sistem kembali berjalan normal tanpa ada risiko keamanan,” ujarnya, melalui akun instagram pribadi, Kamis sore (12/9).
Ia juga memastikan jika dana pengguna, baik dalam bentuk rupiah maupun aset kripto terjamin keamanannya 100%. “Kami akan mengeluarkan proft of reserve milik Indodax, sehingga anggota bisa melihat aset kripto 100% sesuai saldo wallet,” kata Oscar.

