BEI: Pipeline IPO 28 Perusahaan, 5 di Antaranya Beraset Jumbo
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap sebanyak 28 perusahaan sedang dalam antrean (pipeline) pencatatan perdana saham (Initial Public Offering/IPO).
Dari angka tersebut 5 di antaranya merupakan perusahaan skala besar dengan nilai di atas Rp 250 miliar. Sedangkan, 17 perusahaan dengan skala menengah beraset Rp 50 miliar - Rp 250 miliar dan satu perusahaan dengan berskala kecil di bawah Rp 50 miliar.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyampaikan, sampai dengan 30 Agustus 2024 telah tercatat sebanyak 34 Perusahaan yang mencatatkan saham di BEI, dengan dana dihimpun senilai Rp 5,15 triliun.
Baca Juga
“Sebanyak tiga perusahaan dari sektor bahan baku, empat perusahaan dari sektor konsumen siklikal, empat perusahaan dari sektor konsumer non siklikal, empat perusahaan dari sektor energi, satu perusahaan dari sektor keuangan, satu perusahaan dari sektor kesehatan,” kata Nyoman melalui keterangan resminya Selasa, (3/9/2024).
Lebih lanjut, dia menambahkan, sedangkan dua perusahaan dari sektor industri, dua perusahaan dari sektor infrastruktur, satu perusahaan dari sektor teknologi dan satu perusahaan dari sektor transportasi dan logistik.
Baca Juga
Kinerja BEI Agustus 2024, Net Buy Rp 28,78 Triliun hingga IHSG Melompat 5,92% ke ATH
“Terkait rights issue, hingga 30 Agustus 2024 terdapat 15 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan (saham baru melalui mekanisme rights issue) dengan total nilai Rp 34,42 triliun,” terang Nyoman.
Sementara itu sampai saat ini, Nyoman bilang telah diterbitkan 104 emisi dari 62 penerbit efek bersifat utang sukuk (EBUS) dengan dana yang dihimpun sebesar Rp 88,4 triliun.

