BEI Catat 4 Perusahaan Masuk Pipeline IPO, Tiga Beraset Besar
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap empat perusahaan tengah berada dalam pipeline pencatatan saham. Dari empat perusahaan tersebut, tiga perusahaan merupakan kategori aset besar dengan nilai aset di atas Rp 250 miliar.
Sementara satu perusahaan lainnya masuk dalam klasifikasi aset menengah dengan nilai aset antara Rp 50-250 miliar dan di awal Agusus ini belum ada yang termasuk dalam kategori aset kecil atau di bawah Rp 50 miliar.
Baca Juga
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, hingga 1 Agustus 2025, BEI melaporkan sebanyak 22 perusahaan telah melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 10,39 triliun.
“Dari sisi sektoral, pipeline pencatatan saham didominasi oleh sektor bahan baku yang menyumbang dua perusahaan. Sementara itu, masing-masing satu perusahaan berasal dari sektor keuangan dan transportasi dan logistis,” tulis Nyoman dalam keterangannya kepada media, dikutip Senin, (4/8/2025).
Baca Juga
Riduan Pimpin Bank Mandiri, Perkuat Akselerasi Ekonomi Nasional
Sementara itu, pada periode yang sama telah diterbitkan 116 emisi dari 65 penerbit efek bersifat utang sukuk (EBUS) dengan dana yang dihimpun sebesar Rp 132,2 triliun. Kemudian untuk Rights Issue, pada periode yang sama telah terdapat 10 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp 16,62 triliun.

