Per Juli, Jumlah Transaksi Kripto di Indonesia Tembus Rp 344 Triliun dan Investor Capai 20,59 Juta
JAKARTA, investortrust.id – Jumlah transaksi kripto pada periode Januari hingga Juli 2024 tercatat sebesar Rp 344,09 triliun. Adapun pada Juli 2024 nilai transaksi mencapai Rp 42,34 triliun. Nilai tersebut tumbuh 351,84% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 9,3 triliun.
Secara nilai, jumlah transaksi kripto per Juli sudah jauh melebihi perolehan di sepanjang tahun 2023 yang hanya Rp 149,3 triliun. Sedangkan di tahun 2022 senilai Rp 306,4 triliun dan Rp 859,4 triliun di tahun 2021.
Menurut data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) hal ini dibarengi dengan jumlah pelanggan aset kripto yang terdaftar hingga Juli 2024 sebanyak 20,59 juta pelanggan. Secara rinci, ada 348.769 penambahan jumlah pelanggan bulan Juli 2024. Lalu pelanggan aktif bertransaksi Juli 2024 ada 772.065.
Baca Juga
Adapun pelanggan terdaftar sampai Desember 2023 hanya sebanyak 16,7 juta. Sementara jika dihitung secara rata-rata, jumlah pelanggan kripto naik sekitar 151.523 pelanggan per bulan sepanjang tahun 2023.
Sementara itu, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti Tirta Karma Senjaya mengungkapkan, berdasarkan data yang dilaporkan Calon Pedagang Fisik Aset Kripto yang telah mendapatkan tanda daftar dari Bappebti, Tether (USDT) menjadi aset kripto yang paling digemari pelanggan berdasarkan nilai transaksi pada periode Januari sampai dengan Juni 2024.
Baca Juga
Diluncurkan pada tahun 2014, Tether adalah platform berkemampuan blockchain yang dirancang untuk memfasilitasi penggunaan mata uang fiat secara digital. Tidak seperti aset kripto tradisional seperti Bitcoin dan Ethereum, yang nilai moneternya dapat berfluktuasi secara luas, stablecoin USDT dirancang untuk mempertahankan harga konstan dan didukung oleh cadangan dana yang besar atau rekayasa keuangan lainnya.
"Pada periode Januari sampai dengan Juni 2024, lima aset kripto yang paling digemari pelanggan berdasarkan nilai transaksi secara berurutan dari yang tertinggi adalah Tether (USDT), Bitcoin (BTC), Pepe (PEPE), Ethereum (ETH) dan Solana (SOL)," ujar Tirta kepada investortrust.id, Selasa (16/7/2024).
Sedangkan pada tahun 2023, aset kripto yang paling digemari pelanggan berdasarkan nilai transaksi secara berurutan dari yang tertinggi adalah Tether (USDT), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan XRP (XRP).

