Dua Sekuritas Ini Pertahankan Beli Saham Adi Sarana (ASSA), Begini Faktor Pendorongnya
JAKARTA, investortrust.id – Potensi pertumbuhan kuat kinerja keuangan PT Adi Sarana Tbk (ASSA) diprediksi berlanjut sampai akhir tahun, seiring dengan perbaikan tingkat profitabilitas setelah efisiensi berjalan.
NH Korindo Sekuritas merekomendasikan beli saham ASSA dengan target harga Rp 1.100. Target harga tersebut menggambarkan keberhasilan Adi Sarana (ASSA) membukukan lompatan laba bersih sejalan dengan peningkatan efisiensi, khususnya segmen usaha Anteraja.
Baca Juga
Ini Strategi Adi Sarana Armada (ASSA) Genjot Kinerja Keuangan
NH Korindo Sekuritas Richard Jonathan Halim mengatakan, realisasi kinerja yang kuat pada semester I-2024 mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengejar profitabilitas melalui setiap segmen bisnisnya.
“Kami melihat target perusahaan dapat diraih dengan target pertumbuhan seluruh segmen mulai dari penyewaan mobil, bisnis logistik dan eksper, dan bisnis lelang kendaran bermotor,” tulisnya dalam riset yang dipublikasikan di Jakarta, belum lama ini.
Estimasi Kinerja Keuangan ASSA
NH Korindo menargetkan kenaikan laba bersih ASSA menjadi Rp 224 miliar tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 103 miliar. Pendapatan perseroan juga diproyeksikan meningkat menjadi Rp 4,72 triliun dari periode tahun lalu Rp 4,43 triliun.
Sementara itu, anali Sucor Sekuritas Christofer Kojongian menyebutkan, potensi pertumbuhan ASSA terbuka lebar dengan target kenaikan laba bersih tahun ini bisa mencapai 149% menjadi Rp 259 miliar dan kembali melesat sebanyak 11% menjadi Rp 287 miliar pada 2025.
Baca Juga
Laba Adi Sarana (ASSA) Terbang 289,45%, Simak Kembali Target Harga Sahamnya
Dua faktor utama pendongkrak kinerja keuangan, menurut dia, datang dari bisnis penyewaan kendaraan, khususnya pelanggan korporat, menunjukkan rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) sebanyak 8% dalam lima tahun terkahir. Segmen ini menyumbang sebanyak 35% terhadap total pendapatan perseroan.
Selain segmen ini, dia mengatakan, bisnis layanan logistic akan menjadi sumber pertumbuhan selanjutnya bagi Adi Sarana (ASSA). Hal ini didukung inovasi perseroan dengan pengembangan logistic end-to-end komprehensif melalui platform Cargosahre dan AnterAja.
Berbagai factor positif tersebut mendorong Sucor Sekuritas merevisi naik target harga saham Adi Sarana (ASSA) menjadi Rp 1.210. Target harga tersebut mengimplikasikan perkriaan PE tahun 2024 dan 2025 sekitar masing-masing 15 kali dan 4,3 kali. Dengan harga penutupan saham ASSA pekan ini level Rp 775, terbuka peluang penguatan sebanyak 56%.
Baca Juga
Tiga Saham Ini melesat Usai Diakuisisi Pengendali Baru, OJK Bilang Begini
Hingga semester I-2024, Adi Sarana (ASSA) mencatatkan kenaikan laba tahun berjalan sebanyak 289,45% menjadi Rp 152,82 miliar pada semester I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 39,24 miliar. Sedangkan laba per saham naik dari Rp 19,51 menjadi Rp 34,79 per saham.
Manajemen ASSA dalam rilis laporan kinerja keuangan menyebutkan, lompatan laba tersebut berbanding terbalik dengan pendapatan yang justru turun tipis dari Rp 2,38 triliun menjadi Rp 2,36 triliun. Kenaikan laba ditopang atas sejumlah factor, seperti penurunan beban pokok pendapatan dari Rp 1,82 triliun menjadi Rp 1,69 triliun.
Grafik Saham ASSA

