Bagikan

Dua Sekuritas Ini Revisi Naik Target Harga Saham Antam (ANTM), Potensi Cuan Segini

Poin Penting

Laba ANTM kuartal I-2026 naik 60% yoy menjadi Rp3,4 triliun.
Pendapatan mencapai Rp29,4 triliun, ditopang emas dan bijih nikel.
Target harga saham ANTM dinaikkan menjadi Rp5.000 dengan rekomendasi buy.

JAKARTA, investortrust.idDua sekuritas ini merevisi naik target kinerja keuangan dan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) didorong atas keberhasilan perseroan mencatatkan lompatan kinerja keuangan kuartal I-2026 hingga lampaui ekspektasi.

Sucor Sekuritas merevisi naik target harga saham ANTM dari Rp 3.200 menjadi Rp 5.000 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Dengan harga penutupan kemarin Rp 3.800, terbuka peluang penguatan lebih dari 31% untuk ANTM. Target itu juga mencerminkan valuasi 11,7 kali price to earnings (P/E) 2026F yang dinilai masih menarik di tengah prospek pertumbuhan perseroan dan berlanjutnya siklus kenaikan harga komoditas.

Baca Juga

Antam (ANTM) Cetak Lompatan Laba 57,7% di Kuartal I-2026, Nilainya Segini

Begitu juga dengan BRI Danareksa Sekuritas telah terlebih dahulu merevisi naik target harga saham ANTM dari Rp 4.800 menjadi Rp 4.900. Target tersebut mempertimbangkan kinerja keuangan ANTM yang tumbuh solid kuartal I-2026 dan proyeksi price to earnings ratio (P/E) sebanyak 12,9 kali untuk 2026 atau sejalan dengan rata-rata historis lima tahun.

Hingga kuartal I-2026, ANTM mencatatkan lompatan laba bersih sebanyak 60% dari Rp 2,13 triliun menjadi Rp 2,40 triliun. Pendapatan juga melambung dari Rp 26,15 triliun menjadi Rp 29,32 triliun.

Estimasi Kinerja keuangan ANTM. Sumber: Sucor Sekuritas

Analis Sucor Sekuritas Andreas Yordan Tarigan mengatakan, segmen nikel diproyeksikan menjadi motor utama pertumbuhan kinerja ANTM ke depan. Doronga ini diharapkan membuat pendapatan perseroan tahun ini meningkat menjadi Rp 127 triliun dan meningkat menjadi Rp 134 triliun pada 2027 atau masing-masing tumbuh 51% yoy dan 6% yoy.

“Pertumbuhan tersebut diperkirakan didorong peningkatan volume RKAB menjadi 18 juta ton dibandingkan 15 juta ton pada tahun sebelumnya, ditambah harga bijih nikel yang tetap kuat seiring disiplin pasokan pemerintah dan permintaan pasar yang solid,” tulisnya.

Baca Juga

Wall Street Pesta Rekor Lagi, S&P 500 Tembus 7.300, Dow Melonjak Lebih 600 Poin

Pertumbuhan tersebut diharapkan mendorong laba bersih ANTM meningkat menjadi Rp 10,2 triliun pada 2026 dan Rp 11,2 triliun pada 2027 atau masing-masing tumbuh 42% dan 9% yoy.

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik proyeksi kinerja ANTM tahun 2026. Target pendapatan diperkirakan mencapai Rp 118,7 triliun, EBITDA sebesar Rp 13,5 triliun, dan laba bersih Rp9,2 triliun. Terjadi revisi naik target masing-masing 3,5%, 2,0%, dan 2,9% dari estimasi sebelumnya.

“Dengan kinerja kuartal I-2026 yang solid, rekomendasi saham ANTM dipertahankan beli dengan target harga dinaikkan menjadi Rp4.900. Penilaian ini didasarkan pada proyeksi price to earnings ratio (P/E) sebanyak 12,9 kali untuk 2026 atau sejalan dengan rata-rata historis lima tahun,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Naura Reyhan Muchlis dan Andhika Audrey.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024