Wall Street Pesta Rekor Lagi, S&P 500 Tembus 7.300, Dow Melonjak Lebih 600 Poin
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Wall Street ditutup menguat signifikan pada Rabu waktu setempat atau Kamis (7/5/2026), dengan indeks utama mencetak rekor tertinggi baru di tengah harapan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran.
Indeks S&P 500 naik 1,46% ke level 7.365,12, mencatat penutupan pertama di atas 7.300. Nasdaq Composite melonjak 2,02% menjadi 25.838,94, sementara Dow Jones Industrial Average naik 612 poin atau 1,24% ke 49.910,59.
Baca Juga
Wall Street Tembus Rekor di Tengah Optimisme Laba Emiten dan Penurunan Harga Minyak
Kenaikan ini didorong laporan bahwa kedua negara semakin dekat pada kesepakatan yang mencakup moratorium pengayaan nuklir.
Meski demikian, Presiden Donald Trump mengingatkan bahwa kesepakatan belum pasti. Ia menyebut kemungkinan tercapainya kesepakatan sebagai “asumsi besar”, bahkan memperingatkan potensi eskalasi militer jika negosiasi gagal.
“Jika mereka tidak setuju, pengeboman akan dimulai, dan dengan intensitas lebih tinggi,” tulis Trump di truth social.
Baca Juga
“Project Freedom” Dihentikan Sementara, Trump Sebut Ada Kemajuan Negosiasi dengan Iran
Di tengah dinamika tersebut, harga minyak anjlok tajam karena investor mengurangi eksposur risiko. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 7,03% ke US$95,08 per barel, sementara Brent jatuh 7,83% ke US$101,27 per barel.
Direktur investasi U.S. Bank Asset Management Group, Bill Northey, menyatakan bahwa jika konflik benar-benar mereda dan Selat Hormuz dibuka kembali, kawasan ekonomi sensitif seperti Asia Tenggara dan Eropa berpotensi terhindar dari tekanan ekonomi.
“Ini membuka peluang pemulihan cepat pasar saham,” ujarnya, seperti dikutip CNBC.
Dari sektor teknologi, saham Advanced Micro Devices (AMD) melonjak 18,6% setelah perusahaan memberikan proyeksi kinerja kuartal kedua yang optimistis dan melampaui ekspektasi pada laporan kuartal pertama.
Kenaikan AMD turut mengangkat sektor semikonduktor secara keseluruhan, dengan ETF VanEck Semiconductor naik 5% dan saham Intel menguat 4,5%.
Penguatan pasar ini melanjutkan tren positif sejak sehari sebelumnya, yang didukung kinerja laba perusahaan dan bertahannya gencatan senjata antara AS dan Iran.

