IHSG Sesi I Turun 0,16%, Sebaliknya Saham DEFI dan KICI justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (20/4/2026), bergerak fluktuatif hingga akhirnya ditutup turun 12,42 poin (0,16%) menjadi 7.621. Rentang pergerakan 7.617-7.692 dengan nilai transakasi Rp 8,66 triliun.
Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi, material dasar, teknologi, infrastruktur, keuangan, properti, hingga kesehatan. Sebaliknya kenaikan hanya melanda sektor konsumer primer dan industri.
Baca Juga
Meski indeks fluktuatif sepanjang sesi I, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA) DEFI sebanyak 34,97% menjadi Rp 220 dan KICI melesat 34,38% menjadi Rp 258.
Kenaikan pesat juga melanda saham sahan MDIA menguat 29,21% menjadi Rp 115, saham LCKM naik 29,07% menjadi Rp 111, dan CMNP menguat 17,36% menjadi Rp 1.690.
Sepanjang pekan lalu, IHSG BEI ditutup menguat sebanyak 175 poin (2,35%) menjadi 7.634. Kenaikan tersebut ditopang penguatan sebanyak 641 saham pekan ini. Sedangkan sisanya sebanyak 145 saham ditutup stagnan dan hanya 173 yang mengalami penurunan harga.
Baca Juga
Penguatan indeks tersebut ditopang kenaikan sejumlah saham yang didominasi emiten Prajogo Pangestu dan Sinarmas. Di antaranya, BREN naik 14,22%, BRPT naik 16,45%, MORA menguat 20,23%, DSSA naik 4,5%, dan CUAN menguat 18,22%.
Kenaikan juga ditopang penguatan mayorita sektor saham, seperti sektor transportasi naik 12,12%, sektor industry menguat 9,33%, sektor energi naik 6,02%, sektor infrastruktur naik 5,40%, dan sektor material dasar naik 5,37%. Sebaliknya penurunan masih melanda saham sektor keuangan.

