Prabowo Ungkap Ada Profesor yang Hina dan Menjelekkan MBG: Mereka Ramal Pasti Gagal
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengaku dihina dan dijelek-jelekkan terkait program makan bergizi gratis (MBG). Bahkan, terdapat sejumlah profesor terkenal yang turut menghinanya.
Hal itu diungkap Prabowo dalam sambutannya saat peresmian SPPG Polri di Polsek Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga
Prabowo Janji Jaga Defisit APBN Tak Lebih 3%: Saya Bertekad Kurangi
Prabowo mengatakan sejumlah profesor dan para penghina lainnya meramalkan program MBG akan gagal. Mereka juga menyebut MBG sebagai program yang menghamburkan anggaran negara.
"Waktu saya melancarkan program ini, saya diejek, saya dijelek-jelekkin, saya dituduh macam-macam. Saya juga tidak mengerti. Bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal mengejek dan menghina saya. Dan mereka meramalkan proyek ini pasti gagal, program ini menghambur-hamburkan uang," katanya.
Prabowo menyampaikan, narasi dan kampanye yang dibangun para profesor tersebut jelas menjelekkan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. Hinaan itu, diungkapkan Prabowo lantaran dendam dan dengki politik.
Kepala Negara mengaku tak mempermasalahkan hinaan itu. Namun, Prabowo prihatin lantaran program MBG yang menjadi sasaran kritik merupakan program yang dibutuhkan rakyat Indonesia.
Baca Juga
Prabowo Ungkap Balikkan Kondisi BUMN, dari Merugi Jadi Untung 4 Kali Lipat dalam Setahun
Prabowo meyakini program MBG merupakan program terbaik dalam mengatasi persoalan stunting yang dialami anak-anak Indonesia.
"Saya yakin waktu itu saya berada di atas jalan yang benar. Saya yakin bahwa tujuan kita benar dan baik. Terlalu banyak anak-anak Indonesia mengalami stunting," tegasnya.

