Pemerintah Beri Sinyal Penghapusan Utang UMKM Terdampak Bencana Bisa Segera Berlaku
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, memberikan sinyal baik terkait rencana pemerintah untuk melakukan penghapusan utang terhadap pengusaha UMKM yang terdampak bencana di wilayah Sumatra. Ia menekankan, rencana kebijakan tersebut menjadi salah satu prioritas utama pemerintah saat ini.
Maman mengatakan, pemerintah memandang akan sulit bagi pengusaha UMKM untuk melunasi utangnya di tengah situasi pascabencana.
"Siapapun dia, juga pada saat kena bencana, enggak mungkin lho dia punya kemampuan untuk membayar," kata dia saat ditemui usai menghadiri acara Anugerah Mitra Usaha Mikro di Menara Peninsula, Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Bahkan Politikus Partai Golkar itu menyebut keputusan untuk memberikan relaksasi kepada pengusaha UMKM terdampak bencana telah memasuki babak final. Ia membeberkan pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan, telah meneken kesepakatan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penghapusan utang UMKM terdampak bencana.
Ia mengungkap, kebijakan ini dapat segera berlaku dalam waktu dekat. Namun sampai detik ini, Maman belum dapat membeberkan besaran nilai utang dan jumlah debitur yang mendapatkan keringanan relaksasi.
Baca Juga
Pemerintah Akan Restrukturisasi KUR Korban Bencana Sumatra, Ada Opsi Hapus Tagih
"Kita akan mengarah kepada yang memang sudah terdampak, betul-betul itu akan dihapuskan (utangnya) per hari ini," ujarnya.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, dalam kesempatan terpisah memberikan update terkait kebijakan restrukturisasi utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) pengusaha UMKM yang terdampak bencana. Ia memastikan, skema restrukturisasi KUR sudah diputuskan pada rapat koordinasi tingkat menteri.
"Kita memahami betul situasinya kan memang situasi darurat bencana. Sehingga beberapa program pemerintah, termasuk Kredit Usaha Rakyat pun kemarin kita lakukan restrukturisasi," kata dia saat ditemui di Kantor Ombudsman, Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Selain itu, ia mengungkap pemerintah juga akan menyiapkan beberapa paket program yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi wilayah-wilayah terdampak bencana. Pemerintah, kata dia, akan segera mengumumkan kepada publik terkait paket program pemulihan ekonomi tersebut.
"Kita sudah hitung mana-mana yang terdampak. Sekarang kita berikan restrukturisasi, nanti recovery untuk yang usaha baru pun juga sudah kita siapkan skema," jelasnya.

