Sebelum Libur Panjang, Rupiah JISDOR Melemah 0,08%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Nilai tukar rupiah ditutup melemah 6 poin atau -0,08% menjadi Rp 16.438 per US$ berdasarkan kurs Jakarta Interbank Dollar Rate Spot (JISDOR) pada Kamis (4/9/2025).
Data Bloomberg juga menunjukkan pelemahan serupa, di mana rupiah melemah 9 poin atau -0,05% ke posisi Rp 16.424 per US$.
Dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap yen Jepang 0,11%, won Korea Selatan 0,28%, euro Eropa 0,06%, dolar Singapura 0,07%, dan baht Thailand 0,04%. Namun, dolar AS justru melemah tipis terhadap yuan China 0,01% dan dolar Hong Kong 0,02%.
Baca Juga
Net Sell Rp 304,82 Miliar, Berikut Daftar Saham Dilepas Investor Asing jelang Libur Panjang
Pengamat komoditas dan valuta asing Ibrahim Assuaibi menjelaskan penguatan dolar AS ditopang ketidakpastian tarif perdagangan AS. Pasar juga mencermati data lowongan kerja sebesar 7,18 juta pada Juni 2025, lebih rendah dari ekspektasi 7,4 juta, sehingga memicu kekhawatiran kondisi pasar tenaga kerja melemah.
“Kekhawatiran soal independensi The Fed masih muncul di tengah pertikaian hukum terkait upaya Trump untuk memecat Gubernur The Fed Lisa Cook,” jelas Ibrahim dalam keterangan resminya, Kamis (4/9/2025).
Di dalam negeri, lembaga pemeringkat Fitch Ratings mengingatkan potensi kerusuhan sosial dapat menekan peringkat kredit Indonesia, karena pertumbuhan ekonomi melemah dan sektor keuangan terbebani.
Fitch juga menilai meningkatnya ketegangan sosial politik bisa berdampak pada pelebaran defisit APBN akibat terbatasnya penerimaan negara. “Protes disertai kekerasan berpotensi memberi dampak negatif terhadap profil kredit nasional,” ujarnya.
Baca Juga
Kadin Indonesia Bertemu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Bahas Sejumlah Hal Ini
Turunnya aliran investasi asing langsung juga membuat Indonesia lebih bergantung pada arus portofolio yang cenderung fluktuatif untuk membiayai defisit neraca berjalan.
“Defisit transaksi berjalan diproyeksikan Fitch mencapai 1,3% PDB pada 2025 dan naik menjadi 1,7% pada 2026. Adapun pada Maret 2025, Fitch mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil,” tambahnya.
Untuk perdagangan besok, Ibrahim memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di rentang Rp 16.420–Rp 16.470 per US$.

