Dolar AS Balik Menguat, Jisdor Catat Rupiah Melemah ke Rp 16.254
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (9/7/2025) hari ini. Berdasarkan data Jisdor Bank Indonesia (BI), kurs rupiah melemah 16 poin (0,09%) ke level Rp 16.254 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, indeks dolar AS (DXY) menguat 0,06% ke level 97,5.
Menurut pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi, investor dengan hati-hati menunggu pengumuman tarif perdagangan lebih lanjut dari Presiden AS Donald Trump pada hari Senin mulai mengirimkan surat tarif, memberi tahu 14 negara bahwa bea masuk yang jauh lebih tinggi akan berlaku pada tanggal 1 Agustus 2025.
Dari 14 negara, sembilan berada di Asia. Surat tarif tersebut menguraikan pungutan sebesar 25% untuk semua barang dari Jepang dan Korea Selatan, sementara beberapa negara yang lebih kecil menghadapi tarif hingga 40%.
Pada hari Selasa, Trump mengatakan akan mengenakan tarif 50% untuk tembaga impor dan akan segera menerapkan bea masuk yang telah lama dijanjikan untuk semikonduktor dan farmasi. Selain itu, ia berencana untuk merilis daftar tujuh negara yang "berkaitan dengan perdagangan" pada Rabu pagi, dan negara-negara tambahan pada sore hari, ujar Trump dalam sebuah unggahan media sosial pada Selasa malam, tetapi tidak memberikan detail lebih lanjut.
"Hari ini fokus pasar adalah risalah rapat Federal Reserve terbaru yang akan dirilis Kamis dini hari pukul 01.00 WIB. Laporan ini akan menguraikan alasan The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada kisaran saat ini 4,25% hingga 4,50% pada pertemuannya di bulan Juni," kata Ibrahim dalam keterangannya, Rabu (9/7/2025).

