Dolar AS Menguat Jumat Pagi di Tengah Memanasnya Hubungan Trump dan Powell
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Indeks dolar Amerika Serikat (DXY) berdasarkan data Bloomberg menguat 0,17% ke level 97,8 pada Jumat (11/7/2025) pagi. Menguatnya indeks dolar Amerika Serikat (AS) juga membuat nilai tukar (kurs) rupiah melemah hingga tertekan tipis 4 poin (0,02%) ke level Rp 16.228 per dolar AS.
Kepala anggaran Presiden Donald Trump pada Kamis (10/7/2025) menyatakan bahwa Ketua Federal Reserve Jerome Powell “telah sangat salah mengelola The Fed” dan menyebut bahwa Powell telah menyesatkan Kongres terkait proyek renovasi markas besar bank sentral yang mahal dan “mewah”.
Pernyataan keras dari Direktur Office of Management and Budget (OMB) Russell Vought ini membuka front baru dalam perang kata-kata Trump terhadap Powell.
Trump berulang kali mendesak Powell untuk menurunkan suku bunga, namun tidak membuahkan hasil. Ia bahkan dikabarkan sempat mempertimbangkan untuk memecat Powell, dan baru-baru ini mempertimbangkan untuk secara terbuka menunjuk pengganti Powell sebelum masa jabatannya berakhir pada musim semi tahun depan.
Baca Juga
Surat dari Vought memunculkan pertanyaan apakah Trump akan berupaya memberhentikan Powell dengan alasan tertentu, setidaknya secara formal.
Namun, Mahkamah Agung dalam keputusan terbarunya menyiratkan bahwa anggota dewan Federal Reserve memiliki perlindungan khusus dari pemecatan oleh presiden.
“Meski terus mengalami defisit sejak tahun fiskal 2023 (pertama kalinya dalam sejarah The Fed), bank sentral ini kini sangat melebihi anggaran dalam proyek renovasi markas besarnya,” tulis Vought di media sosial X.

