Indeks Dolar Menguat, Rupiah Kembali Tembus Rp 16.400/USD
JAKARTA, investortrust.id – Indeks dolar Ameriks Serikat berbalik tren menguat, sehingga berimbas menekan kurs rupiah yang kembali tembus Rp 16.400 lebih per dolar AS Rabu ini.
Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan di pasar spot valas melemah, Rabu (12/03/2025) pagi. Sentimen datang dari penguatan indeks dolar sehingga mata uang Garuda lanjut kembali terpuruk terhadap geenback, ke posisi Rp 16.449/USD Rabu ini.
Berdasarkan data Yahoo Finance, nilai tukar rupiah melemah 50 poin atau 0,3% pada Rabu pukul 09.31 WIB. Secara year to date, mata uang Garuda sudah terdepresiasi 2,26%.
"Sentimen negatif datang dari pernyataan penaikan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menyatakan akan meningkatkan tarif impor terhadap baja dan alumunium Kanada menjadi 50%," kata pengamat pasar modal Reza Priyambada, Jakarta, Rabu (12/03/2025) pagi.
Baca Juga
Danamon Bidik Pertumbuhan 15% Bisnis Wealth Management, Mengapa?
Direktur PT Reliance Sekuritas Tbk ini juga menjelaskan, peningkatan perang dagang tersebut juga membuat indeks utama bursa di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu ditutup melemah.
Sementara indeks dolar AS menguat kembali 0,19 poin atau 0,18% ke 103,48, seiring kekhawatiran perang dagang akan mendorong Bank Sentral AS (The Fed) menunda penurunan suku bunga acuannya. Namun demikian, DXY ini secara year to date masih melemah 4,62%.
Baca JugaAsing dan Orang Kaya Buru SBN dan Net Sell Saham, Dampaknya?
Euro Menguat
Euro juga tercatat menguat terhadap rupiah. Demikian pula hard currency yang lain yen Jepang menguat.
Kurs rupiah tercatat melemah 0,05 poin atau 0,05% ke level Rp 111,04 per yen. Secara year to date, rupiah sudah melemah 8,4% terhadap mata uang Negeri Matahari terbit ini.
Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap euro terdepresiasi 35 poin atau 0,20% ke Rp 17.923 Rabu pagi. Secara year to date, rupiah sudah melemah 7,59% terhadap mata uang yang dipakai sebagian besar negara-negara Uni Eropa itu.

