Indeks Dolar Menguat, Rupiah Melemah Tembus Rp 16.400/USD Lebih
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan valas di pasar spot Kamis (27/02/2025) pagi, menembus level psikogis Rp 16.400 per dolar AS. Hal ini seiring indeks dolar AS kembali menguat.
Nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahan pada pembukaan perdagangan Kamis ini. Yahoo Finance mencatat, kurs uang mata Garuda melemah 45 poin atau 0,28% ke Rp 16.409 per dolar AS. Secara year to date, rupiah sudah terdepresiasi 2,01% terhadap greenback. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,18 poin atau 0,17% ke 106,60.
Baca Juga
"Ketidakpastian kebijakan masih menjadi sentimen utama dalam beberapa hari ke belakang. Pada pertemuan kabinet pertamanya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kenaikan tarif terhadap Kanada dan Meksiko akan diberlakukan. Ia juga menyatakan akan segera memperluas perang dagangnya untuk mencakup penambahan tarif impor 25% pada barang-barang dari Uni Eropa," kata pengamat pasar modal Reza Reza Priyambada, Jakarta, Kamis pagi.
Baca Juga
Pasar Cermati Kesepakatan Damai Rusia-Ukraina, Harga Minyak Tertekan di Level Terendah dalam 2 Bulan
Asing Net Sell Saham-SBN
Sementara itu, investor asing mencatatkan transaksi harian net sell saham kemarin dan di Surat Berharga Negara (SBN) pada 24 Februari lalu. Masing-masing sebesar Rp 0,32 triliun dan Rp 0,61 triliun.
Sedangkan di pasar SBN, data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) adalah transaksi 24 Februari, dengan non-resident di pasar SBN rupiah yang dapat diperdagangkan mencatatkan penjualan neto Rp 0,61 triliun. Namun, secara month to date, asing masih mencatatkan pembelian bersih Rp 12,04 triliun hingga Senin lalu, dan secara year to date mencapai Rp 16,69 triliun hingga Senin.

