DPD: Ada Efisiensi dan Danantara, Postur Anggaran Tetap
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Komite IV DPD Ahmad Nawardi mengatakan tidak ada perubahan postur APBN 2025, meski terjadi efisiensi dan perubahan fokus anggaran. Kepastian postur APBN yang tetap ini disampaikan Ahmad, meski dibentuk pula Danantara.
“Tadi disampaikan oleh Bu Sri Mulyani, postur anggaran APBN 2025 tidak berubah, meskipun ada efisiensi anggaran, misalnya pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ini totalnya sekitar Rp 550 triliun. Seharusnya ini postur anggaran berubah dengan kondisi ekonomi yang ada,” kata Ahmad usai menggelar rapat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di DPD, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/02/2025).
Baca Juga
Penyisiran Anggaran Rp 300 Triliun Masuk Rekening Bendahara Umum dari Tahun Lalu
Potensi Penerimaan PNBP Pindah
Ahmad mengatakan, perubahan APBN 2025 seharusnya terjadi akibat potensi penerimaan PNBP dari 65 BUMN berpindah. Pada 2025, penerimaan PNBP dari Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) berjumlah Rp 90 triliun, dari tahun lalu sebesar Rp 82,5 triliun.
“Nah, itu (penerimaan) tahun 2025 sudah tidak masuk ke PNBP lagi. Ini karena dividennya tidak masuk ke PNBP, tapi dikelola oleh perusahaan Danantara,” ucap dia.
Meski terjadi perubahan tersebut, postur dalam APBN tetap saja tidak berubah. Dia pun kemudian mempertanyakan mengenai target PNBP tetap Rp 550 triliun.
"Dengan berpindahnya KND ke Danantara, seharusnya pemerintah mencari solusi untuk mendapatkan penerimaan di tempat lain. Saya yakin pemerintah mencari pendapatan dari tempat-tempat yang lain, sehingga target penerimaan PNBP tetap seperti postur anggaran ini,” ujar dia.
Baca Juga
Ahmad menjelaskan pertanyaan mengenai perubahan postur anggaran ini tidak mendapat penjelasan dari menteri keuangan.

