IHSG kembali Ditutup Rebound hingga 5 Saham Catatkan ARA
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/2/2025), kembali ditutup menguat sebanyak 42,67 poin (0,62%) menjadi 6.873. Pergerakannya dalam rentang 6.830-6.908 dengan nilai transaksi Rp 10,43 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor consumer primer 2,28%, sektor keuangan 1,22% sektor kesehatan 1,34%, sektor energi 0,59%, sektor industry 0,88%, sektor consumer non primer 0,85%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, infrastruktur, dan transportasi.
Baca Juga
Petrosea (PTRO) Sebut Teknologi Digital Ini Ciptakan Penambangan Efektif dan Efisien
Di tengah berlanjutnya rebound IHSG, lima saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) naik 34,92% menjadi Rp 170, PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) melesat 34,43% menjadi Rp 246,PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 25% menjadi Rp 1.425, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) naik 24,81% menjadi Rp 805, dan Multipolar Technology Tbk (MLPT) menguat 19,98% menjadi Rp 38.275.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Era Digital Media Tbk (AWAN), PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), PT Soraya Berjaya Indonesia tbk (SPRE), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), dan PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM).
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 192,42 poin (2,90%) menjadi 6.830,88. Pemodal asing akhirnya berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,07 triliun terbesar disumbang saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 402,42 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 217,41 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 167,75 miliar.
Baca Juga
Wamenkeu Jelaskan Kronologi Efisiensi Anggaran Rp 750 Triliun Versi Presiden
Lompatan indeks kemarin didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,67%, sektor energi 3,30%, sektor keuangan 2,38%, sektor infrastruktur 2,03%, dan sektor industry 1,72%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer dan consumer.
Sedangkan saham dengan penguatan tertinggi, yaitu dua saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) sebanyak 34,56% menjadi Rp 183 dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 24,59% menjadi Rp 1.140.
Kenaikan juga melanda saham PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) sebanyak 20% menjadi Rp 66, PT Chap Resto Indonesia Tbk (ENAK) menguat 18,45% menjadi Rp 610, dan PT Rukun Raharja Cepu Tbk (RATU) naik 16,67% menjadi Rp 9.100.

