Badan Gizi Nasional Pastikan Program MBG Tidak Terdampak Pemangkasan Anggaran
JAKARTA, Investortrust.id -- Badan Gizi Nasional (BGN) ikut terkena dampak efisiensi anggaran 2025. Adapun besaran pemangkasan di BGN mencapai 0,2845% atau senilai Rp 200,2 miliar.
Staf Khusus Kepala BGN, Ary Santosa memastikan pemangkasan tersebut tidak berdampak terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). "Sama sekali tidak berdampak," kata Ary ditemui usai acara Investortrust Economic Outlook 2025 di Jakarta, Kamis (13/2/2025).
Ary menyebut anggaran yang dipangkas tidak ada kaitannya dengan program MBG. Anggaran yang diefisiensikan yakni hanya yang terkait pengadaan lahan.
"Bukan kaitannya dengan untuk program sendiri jadi sangat tidak berdampak sama sekali," tegasnya.
Ary mengatakan jumlah provinsi yang menerima manfaat program tersebut diproyeksikan terus bertambah hingga akhir tahun ini. Diketahui saat diluncurkan pertama kali, program MBG baru bisa dilakukan di 26 provinsi.
"Insyaallah akan bertambah di periode berikutnya dalam 1-2 minggu ini akan ada tambahan dan itu sudah mencakup lebih banyak provinsi," ungkapnya.
Dirinya belum mau mengungkapkan provinsi mana saja yang akan menerima program MBG. Namun ia memastikan akan ada banyak daerah yang menikmati program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Belum melihat data terakhir itu berapa provinsi yang sudah terakomodir tetapi sudah jauh lebih banyak," tuturnya. (C-14)

