Kurs Rupiah Tergelincir Tipis Rabu Pagi
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah tergelincir tipis terhadap dolar Amerika Serikat dalam perdagangan valas di pasar spot Rabu pagi (22/1/2025), seiring menguatnya kembali indeks dolar AS. Dilansir Yahoo Finance, mata uang rupiah hingga pukul 10.55 WIB bergerak turun 5 poin (0,03%) ke level Rp 16.334 per dolar AS. Dalam penutupan perdagangan harus sebelumnya, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp 16.329 per dolar AS.
"Seperti kita ketahui sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyebut mempertimbangkan pemberlakuan bea masuk pada barang-barang Kanada dan Meksiko. Ini paling cepat pada tanggal 1 Februari," kata Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, dalam keterangan di Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Dampak Trump
Menurut Andry Asmoro, investor mengevaluasi tindakan awal Trump sebagai presiden AS. dan merasa lega karena ia tidak memulai masa jabatan keduanya dengan menaikkan tarif impor secara luas. Ia menahan diri untuk tidak mengumumkan rencana khusus untuk penaikan tarif impor universal atau biaya tambahan pada mitra dagang utama seperti yang dijanjikan sebelumnya.
Baca Juga
Trump Usung "America First", Bagaimana Dunia Harus Bereaksi?
Ia memaparkan pula, beberapa perusahaan teknologi besar mencatat kenaikan yang signifikan. Saham Meta, Alphabet, dan Amazon ditutup lebih tinggi, didorong oleh optimisme setelah para eksekutif miliarder dolar dari perusahaan-perusahaan ini tampil menonjol pada pelantikan Trump. Meski saham Tesla sedikit menurun, saham tersebut masih naik sekitar 70% sejak kemenangan Trump dalam pemilihan presiden November lalu.
"Raksasa kendaraan listrik tersebut terus diuntungkan oleh hubungan dekat CEO-nya Elon Musk dengan pemerintahan baru. Laporan menunjukkan bahwa Musk akan berkantor di West Wing Gedung Putih," lanjut dia.
Sebelumnya, kurs Bank Mandiri mencatat nilai tukar rupiah menguat 0,15% ke level Rp 16.355 per dolar AS pada Selasa (21/1/2025) kemarin, namun masih terdepresiasi 1,45% year to date. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini diperkirakan oleh Ekonom Bank Mandiri itu akan bergerak di kisaran Rp 16.282 per dolar AS hingga Rp 16.371 per dolar AS.
Baca Juga

