Trump Tegaskan America First
“Saya diselamatkan oleh Tuhan untuk 'Membuat Amerika Hebat Lagi' ('Make America Great Again'). Amerika akan dihormati dan dikagumi lagi, kita akan makmur. Kita akan bangga, kita akan kuat, dan kita akan menang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kita tidak akan ditaklukkan. Kita tidak akan diintimidasi. Kita tidak akan patah, dan kita tidak akan gagal. Masa keemasan Amerika dimulai sekarang," kata Trump pada pidato pelantikannya di US Capitol Rotunda, Washington DC, Senin (20/01/2025).
Trump menyebut Amerika akan menjadi negara yang diidam-idamkan oleh setiap bangsa, dan tidak akan membiarkan negara lain memanfaatkannya lagi. Kedaulatan Amerika akan direbut kembali, keamanan dipulihkan, dan skala keadilan akan diseimbangkan lagi.
"Setiap hari dalam pemerintahan saya, sederhana saja, saya akan 'Mengutamakan Amerika' ('America First'). Penyalahgunaan Departemen Kehakiman dan pemerintahan kita (sebelumnya) yang kejam, penuh kekerasan, dan tidak adil akan berakhir. Prioritas utama kita adalah membentuk bangsa yang bangga, sejahtera, dan bebas. Amerika akan kembali menjadi lebih hebat, kuat, dan lebih luar biasa dari sebelumnya," katanya.
Trump juga menyatakan Amerika akan menghentikan semua perang. Amerika akan membawa semangat persatuan baru.
“Kita akan menjadi bangsa yang tidak seperti bangsa lain, penuh dengan kasih sayang, keberanian, dan keistimewaan. Kekuatan kita akan menghentikan semua perang dan membawa semangat persatuan baru ke dunia yang telah marah, penuh kekerasan, dan sama sekali tidak dapat diprediksi,” ujarnya.
Presiden Trump dalam pelantikannya juga menegaskan Amerika akan kembali menggenjot manufaktur. Ia juga bakal sekuat tenaga menekan inflasi di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu. Penegasan itu termasuk dalam 15 poin penting pidato pelantikan Trump. (Lihat tabel).
Sebagaimana dilansir Reuters, Trump menyampaikan pidato sekitar setengah jam pada parade pelantikan presiden AS ke-47 dengan masa jabatan empat tahun ke depan, di Capital One Arena, Washington DC, Senin (20/1/2025) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB. Ini menandai dimulainya masa jabatan presiden Trump periode yang kedua, atau kesempatan terakhirnya menjadi presiden berdasarkan konstitusi AS.
Janji Kalahkan Inflasi
Trump berjanji akan memulihkan ekonomi negara adidaya itu, termasuk dengan mengatasi inflasi dan kekurangan energi nasional. Hal ini dilakukan melalui serangkaian perintah eksekutif yang akan segera ditandatangani, dengan tujuan membawa Amerika ke era keemasan baru.
"Amerika akan menjadi negara manufaktur sekali lagi, dan kita memiliki sesuatu yang tidak akan pernah dimiliki oleh negara manufaktur lain: jumlah minyak serta gas terbesar dari negara mana pun di Bumi, dan kita akan menggunakannya. Amerika Serikat sekali lagi akan memandang dirinya sebagai negara yang sedang berkembang, dan kita akan mengejar takdir nyata kita ke bintang-bintang, meluncurkan astronot Amerika untuk menanam Bintang dan Garis (bendera AS The Stars and Stripes) di planet Mars," kata Presiden Trump.
Baca Juga
Trump juga menyatakan akan membangun kembali industri otomotif AS. Para pekerja pabrik-pabrik otomotif akan mendapatkan kembali pekerjaannya yang hebat.
"Dengan tindakan saya hari ini, kita akan mengakhiri Green New Deal. Kita akan mencabut mandat kendaraan listrik, menyelamatkan industri otomotif kita, dan menepati janji suci saya kepada para pekerja otomotif Amerika yang hebat," ucapnya.
Darurat Energi Nasional
Trump mengatakan akan mengarahkan semua anggota kabinetnya untuk mengerahkan kekuatan besar yang mereka miliki, guna mengalahkan inflasi. AS akan dengan cepat menurunkan biaya dan harga.
Dalam kebijakan energi, Trump secara tegas mengumumkan keadaan darurat nasional terkait energi, dengan fokus solusi pada peningkatan produksi energi domestik untuk memastikan kemandirian energi dan menurunkan biaya bagi konsumen. Ia mengungkapkan rencananya untuk meningkatkan produksi minyak dan gas AS.
"Krisis inflasi disebabkan oleh pengeluaran berlebihan yang besar dan kenaikan harga energi. Itulah sebabnya, hari ini, saya juga akan mengumumkan keadaan darurat energi nasional. Kita akan mengebor (migas), sayang, mengebor," ujar Trump.
Pernyataan kebijakan Trump itu segera direspons dengan penurunan harga minyak mentah dunia. Harga minyak terpangkas sebesar 0,14% ke posisi US$ 80,04 per barel, pada Selasa (21/1/2025) siang WIB.
Baca Juga
Trump menegaskan akan meningkatkan cadangan energinya. Amerika akan mengekspor energi ke seluruh dunia
"Kita akan menurunkan harga, mengisi cadangan strategis kita lagi sampai ke atas, dan mengekspor energi Amerika ke seluruh dunia. Kita akan menjadi negara kaya lagi, dan emas cair di bawah kaki kitalah yang akan membantu melakukannya," tandas Trump.
Naikkan Tarif Impor
Soal kebijakan tarif, Trump menegaskan kembali komitmennya untuk mengenakan tarif impor baru, sebagaimana dikatakan saat kampanye capres AS. Dia berencana memungut pajak dari negara asing untuk memperkaya warga negara AS.
Untuk melakukannya, ia akan mendirikan lembaga baru layanan pendapatan eksternal, guna memungut tarif impor atau bea masuk. "Pendapatan ini akan sangat besar," kata Trump.
AS tercatat memiliki defisit perdagangan yang besar, terutama dengan Cina. Defisit neraca perdagangannya dengan Tiongkok mencapai US$ 270 miliar (lebih besar dari total ekspor Indonesia sepanjang tahun 2024 senilai US$ 264,70 miliar).
Berantas Korupsi
Trump juga berjanji memberantas korupsi dan mengembalikan kepercayaan kepada pemerintah Negeri Paman Sam. "Selagi kita berkumpul hari ini, pemerintahan kita menghadapi krisis kepercayaan. Selama bertahun-tahun, lembaga yang radikal dan korup telah merampas kekuasaan dan kekayaan dari saudara-saudara kita, sementara pilar masyarakat kita hancur dan tampak rusak total. Saat ini, kita memiliki pemerintah yang bahkan tidak bisa menangani krisis sederhana di negara kita sendiri (kebakaran Los Angeles), tapi justru terseret ke dalam serangkaian peristiwa bencana di luar negeri (seperti perang Ukraina-Rusia)," tegasnya.
Ia mengatakan, pemerintah AS sebelumnya gagal melindungi warga negara Amerika yang luar biasa dan taat hukum, tetapi malah memberikan tempat perlindungan bagi penjahat berbahaya. Para penjahat ini, kata Trump, banyak di antaranya dari penjara dan rumah sakit jiwa, yang telah memasuki AS secara ilegal dari seluruh dunia.
"Kita memiliki pemerintahan yang telah memberikan dana tak terbatas bagi negara lain, untuk mempertahankan perbatasan mereka. Tetapi, pemerintah kita menolak untuk membela perbatasan Amerika atau, yang lebih penting, rakyatnya sendiri," tandasnya.
| Presiden AS Donald Trump berdansa bersama istrinya Melanie Trump, sambil menyanyikan lagu "My Way" di Washington DC, AS. Foto: Investortrust/Reuters. |
Trump juga mengkritisi sistem kesehatan AS. Selain itu, sistem pendidikannya.
"Kita memiliki sistem kesehatan publik yang tidak berfungsi saat terjadi bencana, namun uang yang dikeluarkan untuk sistem tersebut lebih banyak daripada negara mana pun di dunia. Kita memiliki sistem pendidikan yang mengajarkan anak-anak kita malu akan diri sendiri, dan dalam banyak hal, untuk membenci negara kita meski kita telah memberikan cinta kepada mereka dengan susah payah. Semua ini akan segera berubah," ucapnya.
Trump juga akan mengakhiri kemunduran Amerika. Ia akan mengembalikan keyakinan bangsa.
"Terpilihnya saya adalah sebuah mandat untuk secara keseluruhan menghapus sejumlah pengkhianatan yang terjadi dan mengembalikan keyakinan, kekayaan, demokrasi, dan kebebasan rakyat. Mulai saat ini, kemunduran Amerika berakhir. Kebebasan kita dan tujuan mulia bangsa kita tidak akan lagi diingkari, dan kita akan segera memulihkan integritas, kompetensi, dan loyalitas pemerintah Amerika. Selama delapan tahun terakhir, saya telah diuji dan ditentang lebih dari presiden mana pun dalam 250 tahun sejarah kita, dan saya telah belajar banyak selama proses tersebut. Mereka yang ingin menghentikan perjuangan kita telah mencoba merampas kebebasan saya dan, tentu saja, merampas hidup saya," papar dia.
Hilangkan Geng dan Kartel
Trump juga berkomitmen memperkuat keamanan nasional dan mengetatkan kebijakan keimigrasian. Ia akan menghilangkan geng dan kartel.
"Semua yang masuk secara ilegal akan segera dihentikan, dan kita akan memulai proses pengembalian jutaan 'alien' kriminal kembali ke tempat asal mereka. Kita akan memberlakukan kembali kebijakan saya, 'Tetap di Meksiko'. Saya akan mengakhiri praktik tangkap dan lepaskan, saya akan mengirim pasukan ke perbatasan selatan untuk mengusir invasi yang membawa bencana ke negara kita," tuturnya.
Dengan menerapkan Undang-Undang Musuh Asing tahun 1798, lanjut Trump, ia akan mengarahkan pemerintah AS untuk menggunakan kekuatan penuh dan besar dari penegak hukum federal dan negara bagian untuk menghilangkan kehadiran semua geng asing dan jaringan kriminal yang membawa kejahatan yang menghancurkan ke Tanah AS. Ini termasuk kota-kota maupun wilayah pedalaman.
"Sebagai panglima tertinggi, tidak ada tanggung jawab yang lebih tinggi bagi saya selain mempertahankan negara kita dari ancaman dan invasi, dan itulah yang akan saya lakukan. Kami akan melakukan apa yang tidak pernah dilakukan sebelumnya," janjinya.
15 Poin Penting Pidato Trump
Berikut adalah 15 poin penting pidato Trump selengkapnya di sejumlah aspek:
Aspek Politik:
1. Revolusi akal sehat: Trump menyerukan dimulainya revolusi akal sehat untuk mengembalikan kebijakan yang menurutnya lebih rasional dan sesuai dengan kepentingan nasional.
2. Pemberantasan korupsi: Trump berjanji untuk membersihkan birokrasi dari pengaruh lobi dan kepentingan khusus.
3. Keamanan nasional: Trump akan fokus memperkuat angkatan bersenjata dan mencegah ancaman terhadap keamanan nasional.
Aspek hukum dalam negeri:
1. Penegakan hukum yang tegas: Trump menegaskan komitmennya menegakkan hukum secara tegas. Ini termasuk mendeportasi imigran ilegal yang memiliki catatan kriminal dan menetapkan geng kriminal asing sebagai organisasi teroris.
2. Reformasi sistem peradilan: Trump memberikan perhatian pada kebijakan yang mempromosikan keadilan, termasuk reformasi dalam penahanan.
Aspek hukum internasional:
1. Kebijakan imigrasi yang ketat: Trump mengumumkan akan mendeklarasikan keadaan darurat nasional di perbatasan selatan dengan Meksiko. Ini untuk memperkuat keamanan dan mengendalikan arus imigrasi.
2. Kedaulatan nasional: Trump menekankan pentingnya menjaga kedaulatan Amerika dari campur tangan organisasi internasional, atau dikenal America First.
3. Penarikan dari perjanjian internasional: Trump akan keluar dari perjanjian internasional, seperti Perjanjian Paris karena dianggap merugikan kepentingan AS.
Aspek perang:
1. Perang melawan kejahatan terorganisir: Trump berkomitmen memberantas geng kriminal asing dengan menetapkan mereka sebagai organisasi teroris serta meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap kejahatan terorganisasi.
2. Menghindari perang tanpa tujuan: Trump akan mengakhiri konflik di Timur Tengah dan Ukraina sehingga tidak berkepanjangan.
3. Membangun militer terkuat di dunia: selama masa jabatan pertama Trump, AS menghabiskan rata-rata 3,44% dari produk domestik bruto (PDB) untuk sektor militer per tahun, yang dipertahankan oleh Presiden AS Joe Biden yang baru saja habis masa jabatannya. Pengeluaran militer AS telah berada di bawah 5% PDB sejak masa jabatan Presiden AS George HW Bush yang berakhir pada 1993.
4. Kembalikan 8.000 tentara: Trump berjanji mengembalikan sekitar 8.000 tentara yang dipecat, karena menolak menerima vaksin Covid-19. Trump juga berjanji para anggota angkatan yang dipecat akan menerima gaji tertunggak. Hal ini dapat membebani pemerintah federal ratusan juta dolar.
Aspek ekonomi:
1. Pemulihan ekonomi: Trump berjanji untuk mengatasi inflasi dan kekurangan energi nasional melalui serangkaian perintah eksekutif yang akan segera ditanda tangani, dengan tujuan membawa Amerika ke era keemasan baru.
2. Kebijakan energi: Trump mengumumkan keadaan darurat nasional terkait energi, dengan fokus pada peningkatan produksi energi domestik untuk memastikan kemandirian energi dan menurunkan biaya bagi konsumen.
3. Kebijakan tarif: Trump menegaskan kembali komitmennya untuk mengenakan penaikan tarif impor. Dia berencana memungut pajak dari negara asing untuk memperkaya warga negara AS. Untuk itu, ia akan mendirikan lembaga baru layanan pendapatan eksternal guna memungut tarif impor atau bea masuk, yang akan menghasilkan penerimaan yang sangat besar.
Aspek religi:
Peran agama dalam pemerintahan: Trump menyatakan keyakinannya bahwa dirinya diselamatkan oleh Tuhan untuk melaksanakan agenda pemerintahannya. Hal ini menunjukkan peran penting agama dalam visi kepemimpinannya. (pd)

