Kurs Rupiah Dibuka Tergelincir Tipis Jumat Pagi
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah tergelincir tipis dalam pembukaan perdagangan Jumat (6/12/2024) pagi. Dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah tergelincir 5 poin (0,03%) ke level Rp 15.859/USD. Adapun dalam penutupan perdagangan kemarin, Yahoo Finance merilis, nilai tukar uang Garuda berada pada posisi Rp 15.854/USD.
Pelemahan rupiah ini seiring menguatnya indeks dolar AS. Pada pukul 09.38 WIB, Yahoo Finance mencatat DXY ini menguat 0,10 poin atau 0,09%
"Investor bersikap hati-hati menjelang laporan pekerjaan penting Amerika Serikat bulan November. Ini dapat berdampak signifikan terhadap keputusan Federal Reserve terkait suku bunga pada Desember," kata Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro dalam keterangan tertulis, Jumat (6/12/2024)..
Sementara itu, pasar kini memperkirakan peluang 72% untuk penurunan Fed Funds Rate 25 basis poin pada Desember. Ini naik dari 66,5% seminggu sebelumnya,
Laporan penggajian nonpertanian AS diperkirakan akan menunjukkan kenaikan 200.000 pekerjaan, dengan data yang lebih lemah dari yang diantisipasi berpotensi memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed tersebut.
Baca Juga
Klaim Pengangguran Naik
Sementara itu Data ADP AS menunjukkan sektor swasta AS menambah 146.000 pekerjaan pada bulan November 2024. Angka ini sedikit di bawah perkiraan 150.000, tetapi menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja.
Klaim pengangguran awal AS tercatat naik menjadi 224.000 untuk minggu yang berakhir pada tanggal 30 November 2024, dari 213.000 pada minggu sebelumnya. Ini di atas ekspektasi pasar sebesar 215.000 dan menandai pembacaan tertinggi dalam enam minggu.
"Meski terjadi kenaikan ini, hasil tersebut masih mendukung pandangan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap pada level yang kuat secara historis, kendati ada siklus pengetatan agresif oleh Federal Reserve pada kuartal terakhir," tutur Andry.
Baca Juga
Harga Minyak Turun di Tengah Penundaan Kenaikan Pasokan OPEC+

