Pemerintah Tak Khawatir Kalah Bersaing dengan Vietnam yang Turunkan PPN
JAKARTA, investortrut.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku tak khawatir dengan langkah Vietnam yang justru menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12%.
“Ya kan, beda negara, beda kebijakan,” kata Airlangga di kantornya, Jakarta, Jumat (13/12/2024).
Airlangga mengatakan penerapan tarif PPN 12% di awal tahun tidak akan mengurangi daya saing Indonesia dengan Vietnam. Dia memberi sinyal, PPN 12% diterapkan untuk barang yang sudah ada. “Tidak,” tegas dia, saat ditanya mengenai dampaknya.
Airlangga menjelaskan salah satu paket kebijakan yang akan disampaikan Senin, 16 Desember 2024 yaitu perpanjangan insentif PPh Final untuk UMKM.
Dalam sebuah catatan dokumen yang beredar di kalangan awak media, UMKM yang tak akan dipungut pajak memiliki omzet tidak lebih dari Rp 4,8 miliar. Pemerintah akan mengucurkan sekitar Rp 61,2 triliun untuk memberi insentif UMKM tersebut.
Selain insentif dan perpajakan, Airlangga mengatakan paket kebijakan yang akan diumumkan juga menyangkut kebijakan non-perpajakan. Meski demikian, dia enggan merinci kebijakan apa yang akan disampaikan.
Baca Juga
Menko Perekonomian: Paket Kebijakan Ekonomi Dampak PPN 12% Akan Diumumkan Senin
“Tunggu hari Senin,” kata dia.

