Agar Tak Kalah Bersaing, Krom: Bank Digital Perlu Punya Nilai Tambah
JAKARTA, investortrust.id - Industri perbankan digital menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun belakangan. Salah satu pelaku perbankan, yaitu PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), menekankan pentingnya nilai tambah bagi suatu bank digital agar tidak kalah dalam persaingan ketat.
Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan mengungkapkan, bank digital perlu untuk merancang layanan yang memiliki nilai tambah, disamping penyediaan bunga deposito yang tinggi. Sehingga ke depan dapat terus bersaing di industri.
“Meskipun pertumbuhan industri bank digital masih berada pada tahap awal, namun kami melihat bahwa bank digital perlu memiliki unique value proposition untuk lebih menarik target pasar dan unggul di pasar,” ujarnya, di Jakarta, Selasa (9/7/2024).
Baca Juga
Oleh karena itu, Krom Bank tidak hanya akan menawarkan suku bunga deposito yang tinggi, namun juga fokus dalam menghadirkan fleksibilitas fitur dan layanan.
”Hal ini akan membuat nasabah lebih nyaman bertransaksi dan mengelola keuangan di bank digital, serta lebih loyal terhadap layanan kami,” kata Anton.
Baca Juga
Tawarkan Bunga Tinggi 8,75%, Krom Bank: Kami Transparan soal Jaminan LPS
Fleksibilitas, lanjut dia, merupakan hal yang sangat penting, khususnya bagi generasi muda dalam memilih layanan keuangan. Karena, fleksibilitas mampu menjawab kebutuhan generasi muda yang mengutamakan kemudahan dan kecepatan. Selain itu, generasi muda juga cenderung memilih layanan keuangan yang dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan.
“Berkaca dari hal tersebut, Krom Bank telah menghadirkan berbagai fleksibilitas seperti keleluasaan dalam memilih tenor deposito harian dengan bunga progresif, kemudahan mengatur keuangan dengan 20 tabungan dan 20 deposito, serta bisa memilih rekening sendiri,” ucap Anton.
Hal tersebut dilakukan pihaknya untuk menjaga keamanan dana nasabah, serta menggenjot pertumbuhan bisnis. Seiring dengan itu, dikatakan Anton, Krom Bank juga berkomitmen untuk terus memprioritaskan keamanan data nasabah melalui penerapan standar ISO 27001, risk management plan dan disaster recovery yang diuji dan dikaji secara berkala, enkripsi tingkat tinggi data nasabah, serta penerapan PIN, password, serta OTP yang memperkuat setiap transaksi.
“Krom Bank optimistis bahwa ke depannya industri bank digital akan semakin berkembang dan terlebih saat ini jumlah bank digital di Indonesia terus bertumbuh,” ujar Anton.

