Rupiah Makin Tergerus, Dolar AS Kian Perkasa
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank kembali tergerus terhadap indeks dolar Amerika Serikat (AS). Dilansir Yahoo Finance, Senin (7/10/2024) hingga pukul 10.45 WIB kurs rupiah merosot 190 poin ke level Rp 15.669 per dolar AS.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, penambahan lapangan kerja AS meningkat pada bulan September dengan jumlah tertinggi dalam enam bulan. Selain itu tingkat pengangguran turun menjadi 4,1% dari periode sebelumnya sebesar 4,2%.
Di sisi lain ketegangan geopolitik minggu ini berpotensi meningkat menyusul serangan Israel ke Lebanon, di mana seorang pemimpin Hamas tewas dalam serangan Israel.
"Hal ini dapat menyebabkan dolar menguat minggu ini," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (7/10/2024).
Selain itu, investor akan menunggu rilis data inflasi dan risalah rapat The Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan memberikan arahan tentang suku bunga Fed Fund Rate (FFR) mendatang.

