Dolar AS Perkasa Bikin Rupiah Ditutup makin Merosot Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) Rupiah lanjutkan depresiasi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (17/7/2025). Dilansir dari Jisdor Bank Indonesia (BI) kurs rupiah ditutup turun hingga 41 poin (0,25%) ke level Rp 16.329 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin Rp 16.288.
Sedangkan perdagangan pasar spot, Bloomberg menunjukkan pelemahan kurs rupiah sebanyak 53 poin (0,33%) ke level Rp 16.340 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar AS (DXY) semakin perkasa setelah menguat 0,25% ke level 98,6.
Baca Juga
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pasar tengah mencermati drama pemecatan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, oleh Presiden AS Donald Trump. Rabu (16/7/2025) waktu AS, Trump mengatakan 'sangat tidak mungkin' ia akan memecat Powell, meskipun hal itu masih tetap mungkin terjadi jika terdapat bukti kecurangan dalam proyek renovasi Fed yang sedang berlangsung.
Kekhawatiran atas pemecatan Powell dipicu oleh peningkatan serangan Trump terhadap Ketua Fed tersebut, sementara beberapa anggota sekutu sang presiden di Partai Republik juga terlihat menyerukan agar Powell segera dicopot.
"Trump mengklaim bahwa Powell terlambat dalam memangkas suku bunga AS, menuntut agar Powell segera melakukannya untuk mencegah kerusakan ekonomi," ungkap Ibrahim dalam keterangan tertulis, Kamis (17/7/2025).
Baca Juga
Spekulasi IPO Saham Tambang Emas CUAN Mencuat, Manajemen Ungkap Fakta Ini
Sementara itu, Trump mengatakan surat pemberitahuan kepada negara-negara kecil tentang tarif AS mereka akan segera dikeluarkan. Ia juga mengatakan mungkin akan mengenakan tarif menyeluruh sebesar 10% atau 15% kepada negara-negara kecil.
"Trump juga memberikan optimisme baru tentang prospek kesepakatan dengan Beijing terkait obat-obatan terlarang dan mengisyaratkan bahwa kesepakatan dagang dengan India sudah sangat dekat, sementara kesepakatan dengan Eropa juga mungkin tercapai," jelas Ibrahim.

