Menko Airlangga: Pemerintah Akan Genjot Kebijakan Insentif untuk Kelas Menengah di Kuartal IV-2024
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan menggenjot insentif untuk kelas menengah di kuartal IV-2024. Langkah pemberian insentif itu untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di angka 5%. Selain pemberian insentif, pemerintah juga memberikan jaminan kehilangan pekerjaan.
“Kebijakan yang ke masyarakat langsung, yaitu kelas menengah, antara lain PPN yang ditanggung pemerintah, PPN sektor otomotif, semuanya digenjot di kuartal IV ini,” kata Airlangga, di Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (13/9/2024).
Revisi tersebut salah satunya mengarah pada kenaikan jaminan layoff sebesar Rp 1 juta hingga Rp 2,4 juta. “Kebijakan jaminan kehilangan pekerjaan akan direvisi, biaya pelatihan dinaikkan dari Rp 1 juta menjadi Rp 2,4 juta,” kata Airlangga.
Baca Juga
Rapuhnya Kelas Menengah dan Ketidakadilan Distribusi Kekayaan
Dalam paparannya, Airlangga mengatakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga menjadi perhatian. Sebab, dia mengklaim, hampir semua negara di Asia mampu tumbuh karena KEK.
“China dan Vietnam. Indonesia terlambat kita akselerasi, satu kuncinya adalah trust, kepercayaan segi hukum, dan transparansi, jadi regulasi yang diluncurkan tidak dibuat diskresi lain,” ujar dia.
Selain itu, Airlangga mengatakan pemerintah akan menggenjot belanja pemerintah. “Biasanya (realisasi) kan 95% kalau bisa kita genjot lebih baik,” kata dia.
Baca Juga
Airlangga mengatakan pertumbuhan ekonomi selama kuartal I dan kuartal II 2024 masing-masing 5,11% dan 5,05%.
“Penurunan inflasi itu, volatile food yang memang diurus oleh komite pengendalian inflasi yang saya pimpin, memang makanan yang diturunkan,” kata dia.

