Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Fed Dorong Reli Bursa Eropa
Poin Penting
• Stoxx 600 naik hampir 1,1% di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember.
• Kevin Hassett muncul sebagai kandidat terdepan ketua The Fed, mendorong sentimen pasar.
• Anggaran Inggris memicu volatilitas besar pada gilt dan saham bank Inggris.
LONDON, investortrust.id — Saham-saham Eropa ditutup menguat pada Rabu (26/11/2025) di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga pada Desember.
Baca Juga
Ekspektasi Pemangkasan Bunga Fed Angkat Wall Street, Dow Melesat Hampir 500 Poin
Dikutip dari CNBC, indeks Stoxx 600 pan-Eropa mengakhiri sesi dengan kenaikan hampir 1,1%, dengan sebagian besar sektor dan bursa regional berada di wilayah positif.
Kenaikan tersebut mengikuti penguatan di Wall Street dan pasar Asia-Pasifik, seiring meningkatnya keyakinan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan 9-10 Desember. Pasar kini memperkirakan peluang hampir 85% bahwa bank sentral memangkas suku bunga sebesar seperempat poin persentase, menurut CME FedWatch. Presiden Fed New York John Williams juga mengatakan Jumat lalu bahwa ada ruang untuk menurunkan suku bunga “dalam waktu dekat.”
Baca Juga
Risalah FOMC: Pejabat The Fed Terpecah soal Pemangkasan FFR Desember
Sentimen global semakin didorong oleh pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Ia menyebutkan kepada CNBC pada Selasa bahwa ada “peluang sangat besar” Presiden Donald Trump akan menunjuk ketua The Fed yang baru sebelum Natal. Nama Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Kevin Hassett dilaporkan Bloomberg sebagai kandidat terdepan, dan dianggap lebih condong mendukung suku bunga rendah.
Anggaran Musim Gugur Inggris
Di Inggris, perhatian pasar tertuju pada Autumn Budget yang diumumkan Kanselir Rachel Reeves, yang merinci rencana belanja dan pajaknya untuk tahun mendatang.
Office for Budget Responsibility (OBR) merilis proyeksi ekonomi dan fiskal lebih awal dari jadwal, memicu volatilitas pada imbal hasil obligasi pemerintah Inggris. Gilt tenor 10 tahun sempat naik setelah sebelumnya turun 4 basis poin, namun kemudian kembali melemah 2 basis poin.
Bank-bank Inggris turut berfluktuasi: sempat naik karena ekspektasi tidak terkena pajak tambahan, namun berbalik melemah setelah rilis awal rincian anggaran, sebelum akhirnya ditutup menguat. Barclays naik 3%, NatWest sekitar 2%, dan Lloyds 3,4%.
Reeves juga mengonfirmasi pengenaan pajak council tax untuk properti dengan nilai di atas £2 juta ($6,63 juta). Saham properti dan konstruksi Inggris terkoreksi: Persimmon turun hampir 0,2%, Taylor Wimpey merosot 1,7%, dan The Berkeley Group turun hampir 3%. Barratt Redrow sempat rebound sebelum akhirnya ditutup turun 0,4%.
Poundsterling menguat 0,5% terhadap dolar, diperdagangkan di level $1,323.
Investor Eropa juga mencermati perkembangan negosiasi damai Ukraina yang dipimpin AS. Trump mengatakan kesepakatan “sangat dekat,” dengan utusan AS Steve Witkoff dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow. Menteri Angkatan Darat AS Dan Driscoll juga akan bertemu dengan pihak Ukraina. Laporan menyebut Kyiv telah menerima rancangan ulang rencana perdamaian tersebut.
Saham pertahanan Eropa menguat, dengan Rheinmetall Jerman naik 1,9%. Sementara itu, saham Novo Nordisk melonjak 4,7% setelah lembaga Medicare dan Medicaid AS mengumumkan harga baru untuk obat Ozempic dan Wegovy mulai 2027 — sebesar $274, turun 71% dari harga daftar saat ini.

