Emas Cetak Rekor Baru, Didukung Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Fed
Poin Penting
- Emas spot cetak rekor di US$3.747,08 per ons.
- The Fed isyaratkan pemangkasan agresif suku bunga.
- Permintaan bank sentral Inggris pulih ke 63 ton.
- Perak capai level tertinggi sejak 2010 di US$43,99.
NEW YORK, investortrust.id - Harga emas melonjak hampir 2% ke rekor tertinggi sepanjang masa pada Senin (22/9/2025), didorong oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga di AS dan permintaan aset aman yang terus berlanjut di tengah ketidakpastian politik.
Baca Juga
Emas Menguat 5 Pekan Beruntun, Ini Target Harga yang Diincar
Investor mencermati pidato pejabat Federal Reserve serta data inflasi utama untuk mendapatkan sinyal baru kebijakan moneter.
Harga emas spot naik 1,7% ke rekor baru $3.747,08 per ons pada pukul 18:06 GMT. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 1,9% di $3.775,10.
Kementerian pertahanan Rusia menyatakan pasukannya telah menguasai pemukiman Kalynivske di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina.
Gubernur Federal Reserve Stephen Miran mengatakan bank sentral harus memangkas suku bunga secara agresif untuk mengurangi risiko terhadap prospek ekonomi. The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin minggu lalu — pemotongan pertama sejak Desember — dan memberi sinyal kesiapan untuk melonggarkan lebih lanjut.
Baca Juga
The Fed Pangkas Suku Bunga 25 Bps, Indikasikan Pemotongan Lanjutan
“Ada aliran permintaan aset aman yang terus berlanjut di tengah isu geopolitik yang masih goyah, termasuk perang Rusia-Ukraina. Pemangkasan suku bunga The Fed minggu lalu dan kemungkinan lebih banyak pemangkasan pada akhir tahun ini, juga menopang harga,” beber Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, seperti dikutip Reuters.
Investor juga mencermati serangkaian pidato The Fed pekan ini, termasuk pernyataan Ketua Jerome Powell pada Selasa, untuk mencari sinyal baru arah kebijakan moneter bank sentral. Data harga pengeluaran konsumsi personal inti AS yang dirilis Jumat juga menjadi sorotan.
Sementara itu, setelah penurunan musiman normal dalam pembelian emas di Inggris, permintaan bank sentral kembali naik menjadi 63 ton, menyamai rata-rata pasca-2022 dan menambah sentimen bullish, tulis Societe Generale dalam catatan Senin.
Harga perak spot naik 2,1% ke $43,99 per ons, level tertinggi dalam lebih dari 14 tahun. Platinum naik 1% ke $1.418,61 dan paladium menguat 3,3% ke $1.186,71.
“Perak mungkin masih menemukan kenaikan baru karena investor mengarahkan pandangan melampaui harga emas yang mencetak rekor. Dengan rasio emas-perak saat ini sekitar 86, masih di atas rata-rata lima tahun sebesar 82, perak mungkin masih punya ruang untuk mengejar ketertinggalan dari saudaranya yang lebih bergengsi,” urai Han Tan, kepala analis pasar di Nemo.money.

