Wall Street Menguat Ditopang Saham Teknologi, Nasdaq Melesat Tembus Rekor Baru
Poin Penting
- Nasdaq mencetak rekor baru di 21.798,70, didorong Broadcom (+3%) dan Nvidia (+1%).
- S&P 500 naik 0,21% dan Dow Jones bertambah 114 poin.
- Investor menanti rilis PPI Rabu dan CPI Kamis sebagai penentu arah Fed.
- Data tenaga kerja lemah perkuat peluang pemangkasan suku bunga acuan.
NEW YORK, investortrust.id - Indeks saham utama AS menguat pada awal pekan, dengan Nasdaq Composite mencetak rekor baru seiring investor menanti rilis data inflasi yang berpotensi mengubah arah kebijakan moneter Federal Reserve.
Baca Juga
Wall Street Melemah Dibayangi Kekhawatiran Ekonomi AS, Dow Anjlok Lebih dari 200 Poin
Pada Senin waktu AS atau Selasa (9/9/2025) WIB, indeks Nasdaq yang didominasi saham teknologi naik 0,45% ke 21.798,70, level penutupan tertinggi sepanjang masa sekaligus rekor intraday. Indeks S&P 500 menguat 0,21% menjadi 6.495,15, sementara indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 114,09 poin atau 0,25% ke 45.514,95.
Kenaikan didorong oleh saham Broadcom yang melonjak 3%, disusul Nvidia yang naik hampir 1% setelah sebulan tertekan. Saham Amazon dan Microsoft juga turut menopang reli.
“Momentum belanja AI dan pembangunan infrastruktur masih sangat kuat, dan ini tidak hanya terbatas pada Magnificent Seven. Saham teknologi secara luas menunjukkan kinerja solid,” beber Ross Mayfield, investment strategist di Baird Private Wealth Management.
Investor kini menunggu data inflasi produsen (PPI) pada Rabu dan inflasi konsumen (CPI) pada Kamis.
Laporan pekerjaan Agustus yang lebih lemah dari perkiraan sebelumnya telah memperbesar peluang pemangkasan suku bunga, bahkan hingga setengah poin, menurut data CME FedWatch.
Baca Juga
Klaim Pengangguran Meningkat, Pasar Tenaga Kerja AS Kian Rapuh
“Pasar kini dalam kondisi menunggu. Semua akan bergantung pada CPI, kecuali ada kejutan lain terkait tarif atau perdagangan,” tambah Mayfield.

