Yield Obligasi AS Turun, Data Payroll Swasta Tekan Ekspektasi Pasar
Poin Penting
- Imbal hasil Treasury 10 tahun turun ke 4,163%, tenor 30 tahun melemah ke 4,857%.
- Data ADP menunjukkan kenaikan payroll swasta hanya 54.000, di bawah konsensus 75.000.
- Klaim pengangguran mingguan naik ke 237.000, sinyal perlambatan pasar tenaga kerja.
- Pasar meningkatkan proyeksi pemangkasan suku bunga The Fed pada 17 September.
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat turun pada Kamis (4/9/2025) setelah data ketenagakerjaan swasta menunjukkan pelemahan signifikan, memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve bulan ini.
Baca Juga
Klaim Pengangguran Meningkat, Pasar Tenaga Kerja AS Kian Rapuh
Dikutip dari CNBC, imbal hasil acuan Treasury 10 tahun terkoreksi lebih dari 4 basis poin ke level 4,163%, sementara tenor 30 tahun turun 3 basis poin menjadi 4,857%. Sebelumnya, yield obligasi tenor 30 tahun sempat menyentuh 5%.
Penurunan yield obligasi ini mengikuti laporan ADP yang mencatat pertambahan tenaga kerja swasta hanya 54.000 pada Agustus, jauh di bawah konsensus 75.000 dan melambat tajam dari 106.000 pada bulan sebelumnya.
Klaim pengangguran mingguan pun naik ke 237.000, melampaui perkiraan pasar. Data ini menambah sinyal bahwa pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentum. “Kombinasi rilis ADP dan klaim pengangguran menegaskan kembali kekhawatiran perlambatan tenaga kerja, namun juga menunjukkan adanya ruang keluar dari tensi perang dagang,” beber Ian Lyngen, Head of US Rates BMO Capital Markets, dalam catatannya.
Pasar futures Fed Fund kini memproyeksikan peluang lebih besar The Fed memangkas suku bunga dalam rapat 17 September.
Baca Juga
Sentimen Tarif Trump Guncang Pasar Obligasi, Yield USTreasury 30Y Tembus 4,97%
Sebelumnya, imbal hasil sempat naik setelah pengadilan banding federal memutuskan sebagian besar tarif dagang era Trump ilegal, yang berpotensi memaksa Washington mengembalikan miliaran dolar pendapatan bea masuk. Namun perhatian kini beralih ke laporan ketenagakerjaan utama yang akan dirilis Jumat ini.

