Harga Emas Turun, Fokus Pasar Beralih ke Data Non-Farm Payroll AS
NEW YORK, investortrust.id - Harga emas melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring menguatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS setelah rilis data klaim pengangguran mingguan. Pasar menanti laporan ketenagakerjaan non-pertanian AS (NFP/Non-Farm Payroll) untuk mengamati lebih lanjut sikap Federal Reserve terhadap pemangkasan suku bunga.
Baca Juga
Pasar Perkirakan Suku Bunga Turun 25 Bps, Powell : The Fed Masih Berhati-hati
Harga emas spot turun 0,8% menjadi $2.628,54 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS melemah 0,9% menjadi $2.653,50 per ons.
“Kita berada dalam periode stagnasi, aktivitas masih dalam kisaran tertentu saat ini, menunggu data atau stimulus berikutnya yang dapat mendorong harga emas keluar dari kisaran ini,” kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, seperti dikutip CNBC.
Imbal hasil obligasi acuan AS tenor 10 tahun naik 0,6%, sementara bitcoin melampaui $100.000 untuk pertama kalinya pada Kamis.
Jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim pengangguran baru meningkat secara moderat minggu lalu, menunjukkan pasar tenaga kerja terus mendingin secara perlahan.
Fokus investor kini beralih ke data ketenagakerjaan non-pertanian AS, yang diperkirakan akan menunjukkan penambahan 200.000 pekerjaan pada bulan lalu setelah hanya naik 12.000 pekerjaan pada Oktober. Data ini akan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga.
“Hasil NFP yang kuat sudah cukup banyak dihargai pasar, tetapi jika data menunjukkan kelemahan, ini bisa memberikan dukungan tambahan bagi harga emas,” kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank.
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada Rabu bahwa ekonomi AS lebih kuat dari perkiraan dan menyarankan pendekatan yang lebih berhati-hati terhadap pemangkasan suku bunga.
Para trader memperkirakan peluang 74% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan Fed 17-18 Desember.
Logam mulia, yang tidak memberikan imbal hasil, cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.
Baca Juga
Harga Emas Pulih di Tengah Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed
Harga spot perak turun 0,2% menjadi $31,22 per ons, platinum turun 0,1% menjadi $940,00, dan palladium melemah 1,1% menjadi $967,50 per ons.
“Permintaan substitusi katalis otomotif dari palladium ke platinum menjadi tantangan utama bagi palladium dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga 2026,” tulis analis ANZ dalam sebuah catatan.

