The Fed Isyaratkan Pelonggaran, Pasar Asia-Pasifik Menguat Ikuti Wall Street
Poin Penting
- Pasar Jepang, Australia, dan Hong Kong menguat pada awal perdagangan.
- Kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong mengindikasikan kenaikan saat pembukaan.
- Investor menunggu rilis indeks harga konsumen (CPI) Singapura untuk Juli, yang diperkirakan naik 0,6% yoy.
TOKYO, investortrust.id - Pasar saham Asia-Pasifik mengawali pekan dengan penguatan signifikan, seiring sentimen positif dari Wall Street. Isyarat Ketua The Federal Reserve Jerome Powell bahwa bank sentral AS siap melonggarkan kebijakan moneter pada bulan depan memicu optimisme global.
Baca Juga
Powell Indikasikan Kemungkinan Pemangkasan Suku Bunga, tapi Tetap ‘Hati-hati’
Dikutip dari CNBC, indeks acuan Nikkei 225 Jepang, Senin (25/8/2025), melonjak 1,08%, sementara Topix yang lebih luas menambahkan 0,53%. Di Korea Selatan, indeks Kospi meningkat 0,75%, sedangkan Kosdaq yang berbasis saham berkapitalisasi kecil melonjak 1,71%.
Indeks acuan S&P/ASX 200 Australia naik 0,87%.
Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.722, menandakan pembukaan yang lebih kuat dibandingkan penutupan terakhir HSI di 25.339,14.
Di belahan Asia-Pasifik lainnya, investor menantikan rilis data CPI Singapura untuk Juli. Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan kenaikan 0,6% yoy, sejalan dengan bulan sebelumnya.
Futures saham AS relatif stabil pada awal perdagangan Asia, seiring investor menunggu laporan keuangan Nvidia yang menjadi sorotan di sektor kecerdasan buatan.
Pada Jumat lalu, indeks blue-chip Dow Jones melonjak 846,24 poin atau 1,89% hingga mencapai rekor baru di 45.631,74.
Baca Juga
Wall Street Melonjak, Dow Jones Cetak Rekor Usai Sinyal Pemangkasan The Fed
Sementara itu, S&P 500 naik 1,52% ke level 6.466,91, hanya terpaut tiga poin dari rekor tertingginya. Indeks teknologi Nasdaq Composite menguat 1,88% dan menutup sesi di 21.496,53.

