Trump Ancam Pemimpin Iran, Desak ‘Penyerahan Tanpa Syarat’
WASHINGTON, investortrust.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mengeluarkan ancaman terbuka kepada Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Ia mengisyaratkan bahwa “kesabaran AS mulai habis” dan mendesak penyerahan total dari Teheran dalam konflik yang memanas dengan Israel.
Baca Juga
Situasi Timur Tengah Memburuk, Trump Tinggalkan KTT G7 Lebih Awal
Melalui platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa AS “mengendalikan penuh langit Iran” dan mengetahui lokasi Khamenei, meski menahan diri untuk tidak melancarkan serangan langsung, setidaknya untuk saat ini. Pernyataan itu disampaikan tak lama setelah pertemuan tertutup dengan para penasihat keamanan nasional AS terkait konflik Israel-Iran.
Pernyataan keras Trump muncul di tengah laporan bahwa ia telah menolak permintaan Israel untuk membunuh Khamenei. Namun, media AS mengungkap bahwa Trump tengah mempertimbangkan bantuan militer untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran di Fordo, yang hanya dapat dihancurkan dengan senjata termutakhir milik AS.
Dalam unggahannya, Trump memperjelas tuntutannya terhadap Iran, yaitu “penyerahan tanpa syarat!”
Pemerintahan Trump sebelumnya bersikukuh bahwa AS tidak terlibat langsung dalam serangan pendahuluan Israel terhadap Iran pada Jumat lalu, yang memicu lima hari tembakan rudal antara kedua negara. Namun pernyataan terbaru Trump menunjukkan bahwa AS setidaknya bersedia mengancam intervensi militer langsung untuk mendukung upaya Israel menundukkan Teheran.
Trump menggelar pertemuan di Situation Room pada Selasa (17/6/2025) sore dengan para penasihat keamanan nasional utamanya untuk membahas konflik Israel-Iran, menurut dua pejabat Gedung Putih kepada NBC News.
Terkait pernyataan Trump yang memveto rencana Israel untuk membunuh pemimpin tertinggi Iran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin menepis laporan tentang ketidaksepakatan dengan Trump mengenai Khamenei. “Saya tidak akan terburu-buru menyimpulkan,” ujarnya.
Baca Juga
Perang Israel-Iran Terus Berkobar, Netanyahu: Tak Tertutup Kemungkinan Targetkan Ali Khamenei
The New York Times pada Senin melaporkan bahwa Trump tengah mempertimbangkan untuk membantu Israel menghancurkan fasilitas pengayaan uranium bawah tanah Iran di Fordo, sebuah target yang hanya dapat dilumpuhkan dengan bom penghancur bunker terbesar milik AS.
Departemen Pertahanan AS juga dilaporkan mengirim lebih banyak kapal perang dan satu lagi kapal induk ke Timur Tengah. Sebelumnya, militer AS telah mengerahkan aset ke kawasan untuk membantu Israel menangkis rudal dan proyektil Iran.
Sementara itu, pasar saham AS melemah pada Selasa sore seiring meningkatnya ketegangan geopolitik. Dikutip dari CNBC, Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 300 poin atau 0,7%, S&P 500 terkoreksi 0,8%, dan Nasdaq jatuh 0,9%. Harga minyak mentah berjangka melonjak lebih dari 4,5% ke atas US$75 per barel pada pukul 14:45 waktu setempat.

