Perintah Eksekutif Hari Pertama Trump Targetkan Energi, Imigran, dan TikTok
WASHINGTON, investortrust.id - Presiden terpilih Donald J Trump akan dilantik hari ini Senin (20/1/2025) sebagai presiden Amerika Serikat (AS) ke-47. Ia adalah orang kedua yang terpilih untuk menjabat dua periode tidak berurutan.
Dilansir CNBC, Trump dan wakil Presiden terpilih JD Vance akan mengambil sumpah jabatan pada pukul 12.00 siang waktu setempat atau tengah malam WIB di Rotunda Capitol AS di Washington, DC. Upacara berskala kecil itu sengaja dipindahkan ke dalam ruangan karena cuaca sangat dingin dan angin kencang.
Baca Juga
Rangkaian Acara Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS Ke-47, Simak
Dalam beberapa jam setelah menjabat, Trump diperkirakan akan menandatangani lusinan tindakan eksekutif presiden, termasuk menunda secara resmi penerapan undang-undang yang melarang TikTok di AS.
Trump juga berjanji mengakhiri inisiatif energi terbarukan Presiden Joe Biden yang segera lengser, termasuk yang disahkan Kongres dalam Undang-Undang Pengurangan Inflasi 2022.
Baca Juga
Cegah Perang Dunia III, Trump Janji Akhiri Konflik Ukraina dan Timur Tengah
Mata uang digital juga akan menjadi target tindakan eksekutif hari pertama Trump. Tujuannya, untuk mengangkat kripto sebagai prioritas pemerintahan mendatang. Sementara itu, Bitcoin melonjak ke rekor tertinggi sebagian didorong optimisme kepresidenan Trump bagi industri tersebut.
Adapun imigrasi dan keamanan perbatasan akan menjadi pilar utama tindakan eksekutif awal Trump. Mantan presenter TV itu berjanji melakukan deportasi massal, mengakhiri kewarganegaraan berdasarkan kelahiran, dan mengamankan perbatasan selatan.

