Usai Libur Natal, Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS ke Posisi Rp 16.769
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di posisi Rp 16.769 per US$ pada Senin (29/12/2025). Rupiah melemah 24 poin terhadap mata uang greenback tersebut.
Indeks dolar AS atau DXY terpantau masih melemah. Posisi DXY di posisi 97,95, berdasarkan data Bloomberg.
Meski demikian, pelemahan ini tak mencerminkan loyonya tekanan dolar AS terhadap sejumlah mata uang negara mitra dagang Indonesia. Terbukti, dolar AS masih menguat 0,01% terhadap dolar Singapura, menguat 0,45% terhadap baht Thailand, menguat 0,05% terhadap ringgit Malaysia, dan menguat 0,07% terhadap rupee India, serta menguat 0,08% terhadap yuan China.
Baca Juga
Jelang Libur Panjang, Rupiah Menguat di Posisi Rp 16.767 per US$
Sementara itu, dua mata uang acuan lain, euro Uni Eropa dan poundsterling Britania Raya menguat terhadap dolar AS. Euro menguat 0,09% dan poundsterling menguat 0,07%. Di Asia, yen Jepang menguat 0,14% terhadap dolar AS.
Analis mata uang, Doo Financial Future, Lukman Leong melihat rupiah masih berpotensi melemah terhadap dolar AS. Ini karena rupiah diperkirakan terbebani prospek kebijakan pelonggaran pemerintah dan Bank Indonesia atau BI.
Baca Juga
Rupiah Menguat di Tengah Pelemahan Dolar AS, Jelang Libur Panjang Natal
“Rupiah juga diperkirakan akan volatile dalam perdagangan yang sepi akhir tahun. Rentang perdagangan rupiah Rp 16.700-16.800 per US$,” kata Lukman.

