Ditopang Pembiayaan Kendaraan Baru, OJK Catat Pembiayaan Kendaraan Multifinance Naik 1,95% per Mei 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor oleh industri multifinance mencapai Rp 408,37 triliun hingga Mei 2025. Angka tersebut tumbuh 1,95% secara year on year (yoy), dengan kendaraan bermotor menyumbang porsi terbesar yaitu 76,85% dari total pembiayaan multifinance.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman merinci, pembiayaan kendaraan bermotor baru masih mendominasi dengan porsi 44,07% dari total pembiayaan kendaraan.
“Dengan nilai outstanding piutang terkontraksi 0,24% (yoy) menjadi Rp 234,18 triliun,” ujarnya dalam jawaban tertulis dikutip Senin (21/7/2025).
Baca Juga
OJK Dorong Konsolidasi Industri 'Multifinance', Satu Permohonan 'Merger' Tengah Diproses
Lalu, Agusman menyatakan, penyaluran pembiayaan untuk kendaraan bermotor bekas menunjukkan tren pertumbuhan yang lebih kuat. Hingga Mei 2025, pembiayaan kendaraan bekas mencapai Rp 117,55 triliun atau naik 10% (yoy), dengan porsi 22,12% dari total pembiayaan kendaraan.
Sementara itu, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh industri multifinance per Mei 2025 memiliki porsi sebesar 3,40% dari total pembiayaan kendaraan.
Baca Juga
OJK Catat Piutang Pembiayaan Multifinance Naik 2,83% Jadi Rp 504,58 Triliun per Mei 2025
“Dengan nilai outstanding piutang meningkat 2,03% (month to month/mtm) menjadi Rp 18,07 triliun,” kata Agusman.

