Analis Bloomberg Sebut Persetujuan ETF Solana, XRP, dan Litecoin Tidak Akan Terealisasi di Waktu Dekat
JAKARTA, investortrust.id - Analis Bloomberg James Seyffart menyatakan bahwa persetujuan dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) Solana, XRP, Litecoin, dan Hedera mungkin tidak akan terjadi hingga akhir tahun 2025. Hal itu imbas regulasi yang ada saat ini.
Penolakan SEC untuk menyetujui ETF alternative coin (altcoin) bermula dari tidak adanya pasar berjangka yang diatur untuk aset kripto ini. “Tanpa pasar yang teregulasi dengan ukuran signifikan, SEC secara historis menolak aplikasi ETF altcoin (alternative coin),” ujarnya, dilansir CryptoNewsFlash, Selasa (26/11/2024).
Sementara ETF Bitcoin dan Ethereum berkembang karena keterkaitannya dengan pasar yang diatur CME, ETF altcoin menghadapi pengawasan yang lebih ketat. Ia menyoroti, perubahan kepemimpinan SEC yang akan datang dapat mengubah ska ini, yang berpotensi mempercepat persetujuan.
Baca Juga
Pertemuan SEC dengan Penerbit Aset, Sinyal Persetujuan ETF Solana?
Lalu, untuk pengajuan ETF XRP baru-baru ini seperti XRP Fund milik WisdomTree, menandai sebuah langkah maju, meski pembatasan regulasi pada penyimpanan, manipulasi pasar, dan kepatuhan tetap menjadi hambatan.
Staking untuk altcoin, termasuk XRP dan Solana, dapat menjadi bagian penting dari produk ETF jika pemerintahan yang pro kripto memimpin SEC pada tahun 2025. James mencatat, bahwa pergeseran ini akan meningkatkan permintaan untuk ETF altcoin tetapi mengakui bahwa struktur saat ini tidak mengizinkan staking dalam ETF.
Baca Juga
Top! ETF Bitcoin BlackRock Capai Rekor Volume di Tengah Reli BTC
Sementara itu, persetujuan untuk ETF altcoin bergantung pada perubahan kepemimpinan dan reformasi SEC. James tetap optimistis keputusan potensial akan terjadi di tahun depan, tergantung pada evolusi regulasi.
Sebelumnya, Solana dan Ripple (XRP) berharap persetujuan ETF mereka akan meningkatkan prospek mereka untuk lonjakan 1.000% karena token ETFSwap (ETFS) memulai reli harga 150x.

