Pertemuan SEC dengan Penerbit Aset, Sinyal Persetujuan ETF Solana?
JAKARTA, investortrust.id - Baru-baru ini Lembaga Pengawas Pasar Modal dan Sekuritas Amerika Serikat atau Securities and Exchange Commission (SEC) dikabarkan telah bertemu dengan sejumlah penerbit aset yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) untuk menyetujui ETF Solana spot.
Pada bulan September lalu, Polymarket sempat memprediksi jika peluang SEC menyetujui ETF Solana hanya 3%. Namun, hal ini kemungkinan akan segera berubah.
“Pembicaraan antara staf SEC dan penerbit yang ingin meluncurkan ETF Solana spot sedang berkembang, dengan SEC sekarang terlibat dalam aplikasi S-1,” kata jurnalis Fox Business Eleanor Terret, dilansir dari BeinCrypto, Jumat (22/11/2024). Aplikasi S-1 dirancang untuk memberikan informasi rinci kepada investor potensial mengenai ETF yang akan diterbitkan.
Menurutnya, keterlibatan terbaru dari staf di SEC, ditambah dengan pemerintahan AS yang pro kripto usai Donald Trump terpilih, memicu optimisme baru bahwa ETF Solana spot bakal disetujui pada 2025.
Baca Juga
Tak Kalah, Solana Juga Diperdagangkan di Level Tertinggi Imbas Kemenangan Trump
Upaya pengajuan ETF Solana spot sebelumnya terhenti pada langkah awal. Setelah SEC secara resmi mengakui aplikasi, di mana mereka harus mengkonfirmasi atau menolaknya dalam jangka waktu 240 hari.
Pengajuan ETF Solana spot sebelumnya tersebut terjebak dalam ketidakpastian di tahap ini. Namun sekarang, daftar kandidat semakin bertambah, dengan Canary Capital mengajukan ETF Solana pada Oktober lalu, dan Bitwise melakukan hal yang sama, kemarin (21/11).
Meski begitu, sinyal positif ini masih sebatas rumor. Komisi belum secara transparan bergerak untuk memulai proses ini. Terret berpendapat, bahwa SEC hanya akan membuat kemajuan serius pada ETF Solana di awal 2025.

