XRP Nyaris Naik 100% Sejak April di Tengah Peluang Persetujuan ETF, 'Market Cap' Tembus Rp 3.140 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - XRP, mata uang kripto terbesar nomor tiga ini telah menguat lebih dari 7% dalam seminggu terakhir, termasuk lonjakan 12% pada akhir pekan lalu. Kenaikan itu seiring meningkatnya optimisme seputar potensi persetujuan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) XRP spot sebelum akhir tahun 2025.
Fokus pasar telah bergeser tajam ke arah perkembangan regulasi. Beberapa perusahaan investasi besar memiliki aplikasi yang tertunda untuk ETF XRP, dan analis Bloomberg kini memperkirakan peluang persetujuan mendekati 88%. Hal ini terjadi setelah penurunan sentimen sebelumnya, ketika penolakan dari Komisaris SEC Caroline Crenshaw memicu kekhawatiran dan mendorong peluang berbasis pasar turun menjadi sekitar 62%.
Melansir Coindoo, Senin (11/8/2025) reli terbaru ini menyusul pengajuan bersama oleh Ripple Labs dan SEC untuk menolak semua banding yang tertunda di Pengadilan Banding Sirkuit Kedua. Perjanjian ini memastikan masing-masing pihak akan menanggung biaya hukumnya sendiri, mengakhiri perselisihan yang dimulai pada akhir 2020 dan membayangi status XRP di mata hukum selama hampir empat tahun. Kepala Bagian Hukum Ripple, Stuart Alderoty, mengonfirmasi langkah tersebut pada hari Jumat, menyebutnya "akhir" dan menandakan kembalinya bisnis seperti biasa.
Data harga menunjukkan XRP telah melonjak hampir 99% dari titik terendah di bulan April di US$ 1,79 ke puncaknya di bulan Juli di US$ 3,56. Kesimpulan gugatan ini menjadi titik balik bagi sentimen investor, dengan token tersebut kembali merebut posisinya sebagai salah satu altcoin yang paling aktif diperdagangkan. Para pengamat pasar mengatakan, persetujuan ETF dapat semakin mempercepat momentum, berpotensi mendorong XRP menuju rekor tertinggi baru paling cepat musim panas ini.
Baca Juga
Teka-teki Ripple IPO di Tahun Ini hingga ETF XRP Bakal Sah di Oktober?
Adapun harga XRP melonjak ke level US$ 3,25 pada perdagangan Senin (11/8/2025), mencatat kenaikan 8,75% dalam tujuh hari terakhir. Berdasarkan data Coinmarketcap, aset kripto peringkat ketiga ini naik tipis 0,14% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar XRP kini berada di US$ 193,33 miliar atau setara Rp 3.140 triliun dengan volume perdagangan harian US$ 6 miliar, meningkat 1,2% dibanding sehari sebelumnya. Pasokan yang beredar tercatat 59,3 miliar XRP dari total maksimum 100 miliar koin.
Kenaikan harga ini terjadi di tengah tren positif pasar kripto, dengan lonjakan permintaan yang memperkuat kapitalisasi dan stabilitas XRP di posisi tiga besar aset digital global.
Sementara dilansir dari Yahoo Finance, berikut tiga poin utama yang patut diperhatikan sebelum memutuskan untuk berinvestasi di XRP:

