Agar Tak Terjebak Praktik Overtreatment Kesehatan, Allianz Life Tekankan Ini ke Masyarakat
JAKARTA, investortrust.id - Selain karena faktor inflasi medis yang terus meningkat, overtreatment atau pelayanan berlebih yang diberikan oknum pada fasilitas layanan kesehatan juga disinyalir menjadi penyebab lain yang membuat klaim asuransi kesehatan melonjak. Agar terhindar praktik nakal tersebut, Allianz Life Indonesia menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk mengetahui pelayanan apa yang tepat bagi penyakit yang tengah diderita.
“Kita perlu kerjasama dari seluruh pihak, baik masyarakat, pihak rumah sakit (RS), maupun Allianz sebagai pihak asuransi misalkan. Karena overtreatment ini tidak hanya berdampak pada finansial saja, tapi juga berdampak pada kesehatan,” ujar Country Chief Product Officer Allianz Life Indonesia Himawan Purnama, menjawab pertanyaan Investortrust dalam sebuah diskusi virtual, Rabu (7/8/2024).
Contoh sederhananya, kalau misalkan seseorang menderita sakit A, namun obat yang diberikan untuk penyakit A, B, C, dan D, tentu akan berdampak tidak baik bagi kesehatan, khususnya ginjal maupun program lainnya.
Baca Juga
Pengamat Kebijakan Publik Soroti 'Overtreatment' di Pelayanan Kesehatan Indonesia
“Jadi penting sekali untuk kita mendapatkan tindakan pengobatan yang tepat sasaran dan tepat diagnosa, sehingga treatment yang diberikan juga tepat,” kata Himawan.
Selain itu, lanjutnya, praktik overtreatment juga memberikan dampak utama yakni dari sisi finansial. Padahal, belum tentu juga biaya-biaya yang timbul karena praktik nakal tersebut bisa ter-cover seluruhnya oleh asuransi.
Baca Juga
Transformasi Digital Kesehatan, Dorong Pemerataan Layanan dan Cegah Potensi 'Overtreatment'
“Belum tentu semuanya itu akan dibayarkan (klaim), kalau nanti akhirnya diinvestigasi ternyata muncul kejanggalan adanya indikasi overtreatment,” ucap Himawan.
Namun tak bisa dipungkiri sejumlah klaim kesehatan yang membengkak akibat overtreatment bisa saja lolos dari investigasi pihak asuransi karena satu dan lain hal. Yang berujung memaksa perusahaan asuransi menaikan biaya premi guna mengimbangi beban klaim yang semakin besar.
“Makanya penting sekali untuk kita jaga semua sama-sama,” ujar Himawan.

