Dokter Ungkap Cara Agar Terhindar dari Praktik Overtreatment Rumah Sakit
MAKASSAR, investortrust.id - Yayasan Orangtua Peduli (YOP) menyebutkan, literasi kesehatan menjadi salah satu kunci masyarakat untuk bisa keluar dari jeratan pelayanan pengobatan yang berlebih atau overtreatment dari rumah sakit maupun dokter.
Pasalnya, dengan literasi Kesehatan yang baik, pasien menjadi lebih cerdas dan kritis.
Praktisi Medis dari Yayasan Orangtua Peduli (YOP) Windhi Kresnawati, menjelaskan sejumlah cara agar masyarakat atau pasien bisa menjadi lebih cerdas. Hal pertama yang harus dipahami adalah membedakan antara diagnosis medis dengan gejala.
Baca Juga
Praktisi Medis: Kolaborasi Berbagai Pihak Dibutuhkan untuk Tekan Praktik “Nakal” Overtreatment
"Pasien-pasiennya YOP enggak mau dikasih diagnosis sakit perut karena itu bukan diagnosis. Sakit perut bisa karena tumor, bisa karena menstruasi, bisa karena mencret, bisa karena keracunan obat,dan enggak mau dikasih antibiotik," ucapnya dalam Investortrust Powertalk yang bertema ‘Upaya Publik Tekan Overtreatment & Fraud di Layanan Medis’, yang digelar di Makassar, Rabu (11/9/2024).
Selanjutnya menurut Windhi adalah pasien harus meminta diagnosis kepada dokter dengan menggunakan bahasa medis. Sehingga dengan begitu, pasien bisa mencari tahu mengenai penjelasan medis dari dokter ke situs atau web terpercaya.
"Tidak mau diberikan diagnosis yang tidak dalam bahasa medis, kenapa? tidak bisa mempelajarinya. Mohon ditulis dalam bahasa medis dokter," ungkap Windhi.
Lebih lanjut, Windhi pun menyebutkan bahwa pihaknya memberikan sejumlah situs atau web yang bisa digunakan pasien untuk menelusuri penjelasan medis dari dokter yang dapat menjadi pedoman pasien dengan bahasa yang mudah dimengerti.
Baca Juga
Sejumlah situs yang bisa digunakan untuk mencari informasi medis di antaranya adalah www.who.int Kemudian juga dapat melalui rumah sakit pendidikan, seperti www.rch.org, adapula dengan institusi nonprofit dan profesional, yakni www.healtychildren.org dan milissehatyop.org.
Tak hanya itu, apabila sudah mendapatkan resep obat. Pasien juga bisa mengetahui isi atau kandungan dari obat tersebut melalui sejumlah situs dan web terpercaya lainnya. Salah satunya adalah bisa melalui www.drugs.com dan www.pusdatin.pom.go.id.
"Kalau saya dapat obat, maka saya tidak akan mencari tahu merek obatnya tapi isinya. Itu kita ajarin, merek A (contoh obat) isinya apa dan isinya itulah yang akhirnya kita cari contohnya di drugs.com, ini contoh mencari informasi," tandas Windhi.

