Zurich Asuransi Indonesia Harap Implementasi Program Asuransi Wajib Bisa Dongkrak Jumlah Nasabah
JAKARTA, investortrust.id - Aturan mengenai asuransi wajib yang kini masih menunggu peraturan pemerintah (PP) disambut baik oleh pelaku industri. Salah satunya Zurich Asuransi Indonesia, yang berharap program ini dapat mendongkrak jumlah nasabah.
“Tentunya (nasabah) eksisting dan juga penambahan yang baru. Tapi yang terpenting bagi kita kan memproteksi, tentunya juga serve di customer kita yang ada,” ujar Wakil Direktur Utama Zurich Asuransi Indonesia Heriyanto Agung Putra, kepada media, di Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Karena menurutnya, hal terpenting bagi setiap perusahaan dalam menjalankan bisnisnya adalah bagaimana mengembangkan customer base. Hal ini tentunya juga berlaku di Zurich Asuransi Indonesia.
Baca Juga
Selain Untungkan Industri, OJK Sebut Penerapan Asuransi Wajib Berdampak Positif bagi Banyak Pihak
Asuransi wajib adalah program asuransi yang mewajibkan pemilik motor maupun mobil memiliki tanggung jawab hukum pihak ketiga atau third party liability (TPL) atau asuransi kendaraan mulai tahun 2025.
Selain berharap mampu mendongkrak jumlah nasabah, lanjut Heriyanto, program asuransi wajib ini tentunya disambut baik oleh Zurich Asuransi Indonesia.
“Kita ada ketentuan dan kita akan jalankan. Tentunya kita akan mempersiapkannya (asuransi wajib) dan hal seperti itu buat Zurich adalah kesempatan yang baik,” kata Heriyanto.
Baca Juga
Penerapan Progam Asuransi Wajib, OJK: Tinggal Tunggu Peraturan Pemerintah
Dikatakan, dengan implementasi program asuransi wajib akan mendorong bisnis dan juga eksistensi pihaknya di industri asuransi. Pasalnya, program ini memberikan kontribusi bagi masyarakat terkait proteksi menjadi hal penting bagi perusahaan asuransi.
“Kayaknya sudah ada (obrolan terkait asuransi wajib) khususnya di asosiasi, tapi itu lebih kepada general-nya. Saya sih belum terlalu tahu (detailnya),” ucap Heriyanto.

