3 Entitas Bisnis Allianz Indonesia Catat Premi Bruto Gabungan Rp 11,4 Triliun pada Semester I 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Tiga entitas bisnis Allianz Indonesia membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Hingga Juni 2026, PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life), PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah), dan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama) mencatatkan gross written premium (GWP) atau premi bruto gabungan sebesar Rp 11,4 triliun.
Selain mencatatkan total premi bruto secara gabungan tersebut, total aset ketiga entitas mencapai Rp 41,9 triliun pada semester I 2026. Pada periode yang sama, Allianz Indonesia membayarkan klaim dan manfaat gabungan sebesar Rp 3,1 triliun kepada nasabah.
Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia Alexander Grenz mengungkapkan, sinergi ONE Allianz menjadi salah satu upaya perusahaan untuk memperluas akses perlindungan bagi masyarakat.
“Allianz Indonesia akan terus memperkuat inovasi, layanan, dan kolaborasi lintas kanal distribusi untuk memperluas akses perlindungan bagi lebih banyak masyarakat Indonesia,” ujarnya, dalam keterangan pers, dikutip Selasa (18/8/2026).
Baca Juga
Risiko Kesehatan Bisa Gerus Keuangan, Allianz Bagikan 5 Langkah Financial Check Up
Menurut Alexander, kinerja tersebut melanjutkan momentum pertumbuhan bisnis Allianz Indonesia sepanjang 2025 yang membukukan GWP gabungan Rp 21,4 triliun atau tumbuh 9,6% secara year on year (yoy).
Total aset gabungan pada akhir 2025 mencapai Rp 41,9 triliun, sementara klaim dan manfaat yang dibayarkan mencapai Rp 6,2 triliun atau meningkat 19,7% (yoy).
Kinerja Masing-Masing Entitas
Dari sisi Allianz Life, sepanjang 2025 perusahaan mencatat GWP sebesar Rp 18,6 triliun, meningkat 9,2% (yoy). Total aset mencapai Rp 36,4 triliun, sedangkan klaim dan manfaat yang dibayarkan mencapai Rp 5,1 triliun.
Tingkat risk based capital (RBC) Allianz Life tercatat sebesar 260%, jauh di atas batas minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%.
Kinerja Allianz Life turut ditopang oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan jiwa dan kesehatan. Perusahaan juga memperkuat sejumlah kanal distribusi, termasuk keagenan, bancassurance, dan solusi korporasi.
Baca Juga
Allianz Indonesia Soroti Pentingnya Proteksi Kesehatan Anak Sejak Dini
Sementara itu, Allianz Syariah membukukan kontribusi (premi) bruto sebesar Rp 1,9 triliun sepanjang 2025, tumbuh 10% (yoy). Total aset perusahaan mencapai Rp 3,6 triliun, sedangkan santunan yang dibayarkan kepada peserta mencapai Rp 969,5 miliar.
Dari sisi permodalan, RBC dana perusahaan Allianz Syariah mencapai 2.245%, sedangkan RBC dana tabarru dan tanahud berada di level 255%. Perusahaan juga terus mengembangkan solusi perlindungan jiwa dan kesehatan berbasis prinsip syariah dengan mengacu pada nilai maqashid syariah.
Adapun Allianz Utama mencatat GWP sebesar Rp 911,5 miliar pada 2025, meningkat 15,3% (yoy). Bisnis asuransi umum tersebut ditopang oleh sejumlah ini, dengan asuransi tanggung gugat menyumbang 35% terhadap total GWP, diikuti asuransi properti 32%, perjalanan 12%, marine 10%, dan kendaraan bermotor 9%.
Allianz Utama juga mencatat total aset Rp 1,9 triliun dan membayarkan klaim Rp 207,1 miliar sepanjang 2025. RBC perusahaan mencapai 592%, yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada nasabah.

