PTBA Bertransformasi ke Bisnis Energi Bersih, Sejumlah Upaya Ini Dilakukan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), emiten tambang batubara pelat merah, memastikan transformasi menuju bisnis energi tidak akan disertai rasionalisasi tenaga kerja. Sebaliknya, perseroan menjadikan momentum transisi ini sebagai peluang untuk meningkatkan kompetensi seluruh karyawan.
Vice President Energy Business Development PTBA Iko Gusman menegaskan bahwa sejak awal perusahaan telah memitigasi risiko dari agenda transisi energi global. PTBA yang sebelumnya dikenal sebagai produsen batubara, kini bertransformasi menjadi perusahaan energi dengan portofolio lebih ramah lingkungan.
Baca Juga
Rp 4.000 Triliun Kebutuhan Transisi Energi, Bank Mandiri Siap Jadi Motor Pembiayaan
“Dunia menginginkan pergeseran dari industri batubara ke energi yang lebih ramah lingkungan. PTBA pun sudah shifting, bertransformasi menjadi perusahaan energi, bukan hanya batu bara,” ujar Iko dalam Green Energy Summit 2025 yang digelar investortrust.id di Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Dia menyebutkan, perseroan berkomitmen memberikan pemahaman kepada seluruh karyawan terkait arah transformasi. Edukasi dilakukan hingga ke lini terbawah agar seluruh insan PTBA siap menghadapi perubahan bisnis.
Baca Juga
KLH: Net Zero Emission Harus Sejalan dengan Ketahanan Ekonomi Indonesia
“Sejak awal, kami tanamkan awareness bahwa perusahaan sedang bertransformasi. Jadi tenaga kerja tetap diberdayakan, bukan digantikan. Kompetensi internal dimanfaatkan sambil terus meningkatkan kapasitas mereka,” jelas Iko.
Dia juga menegaskan tidak ada skenario pengurangan karyawan dalam agenda transformasi PTBA. Sebaliknya, perubahan bisnis dipandang sebagai kesempatan menambah keterampilan sekaligus membuka peluang lebih luas bagi karyawan.

