Pemerintah Bakal Bantu Pertamina Kembangan BBM Euro 4, Siap Beri Subsidi dan Insentif
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menyatakan akan membantu PT Pertamina (Persero) dalam mengembangkan bahan bakar minyak (BBM) berstandar Euro 4.
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin menyebutkan, pengembangan BBM Euro 4 ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu, pemerintah akan membantu dengan memberikan subsidi dan kompensasi.
“Kita merasa sangat penting dan urgent untuk pemerintah mendukung Pertamina agar bisa menyediakan BBM yang lebih berkualitas agar bisa memenuhi standar Euro 4. Karena untuk membuat BBM Euro 4 tentunya ada biayanya,” kata Rachmat di Kantor Kemenko Marves, Kamis (13/9/2024).
Baca Juga
Pemerintah Siapkan BBM Subsidi Rendah Sulfur, Harga Tidak Naik
Dijelaskan oleh Rachmat, biaya yang dibutuhkan tersebut salah satunya adalah untuk melakukan upgrade pada kilang-kilang Pertamina agar bisa memproduksi BBM Euro 4.
“Diperlukan upgrade kilang, kemudian kalau impor, prosesnya sendiri membutuhkan biaya yang tinggi, karena barangnya lebih bagus. Ini tentunya harus kita berikan support kompensasi, subsidi, dan sebagainya,” jelas dia.
Rachmat mengungkapkan, saat ini sebagian besar BBM yang diproduksi Pertamina masih belum memenuhi standar Euro 4. Sebagai informasi, spesifikasi BBM Euro 4 kadar sulfurnya harus 50 ppm.
Baca Juga
Pemerintah Bakal Rilis BBM Rendah Sulfur, BPH Migas Bilang Begini
“Unfortunately, di hari ini BBM yang disediakan oleh Pertamina itu hampir seluruhnya belum memenuhi standar Euro 4. Jadi biosolar itu 2.500 ppm, Pertalite itu 500 ppm, Pertamax itu 400 ppm. Ini yang saat ini tersedia,” beber Rachmat.
Sementara itu, untuk Dexlite, kadar sulfurnya adalah 1.200 ppm. Tercatat baru Pertadex, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo saja yang memenuhi standar Euro 4, di mana masing-masing memiliki sulfur 50 ppm.

