Summarecon (SMRA) dan MRT Jakarta Jajaki Koridor Kembangan–Balaraja
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menjajaki kerja sama awal pengembangan jalur MRT Koridor Timur–Barat di wilayah Banten, khususnya ruas Kembangan–Balaraja, sebagai bagian memperkuat konektivitas kawasan kota terpadu di Barat Jakarta dan Banten serta mendukung pengembangan transportasi massal berkelanjutan.
Penjajakan tersebut dilakukan melalui unit bisnis Summarecon Serpong dan Summarecon Tangerang bersama PT MRT Jakarta (Perseroda), operator transportasi massal milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kerja sama ini diarahkan untuk mengintegrasikan dua kawasan kota terpadu Summarecon dengan MRT Koridor Timur–Barat bersama sejumlah kawasan lain di wilayah Barat Jakarta dan Banten.
Kesepakatan awal ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud bersama Executive Director Summarecon Serpong Albert Luhur dan Executive Director Summarecon Tangerang Hindarko Hasan. Penandatanganan dilakukan di Balai Kota Jakarta dan disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Banten Andra Soni, serta President Director Summarecon Adrianto P Adhi, bersama perwakilan pengembang kawasan lainnya, Rabu (4/2/2026).
President Director Summarecon Adrianto P Adhi mengatakan, nota kesepahaman tersebut menjadi langkah awal mengidentifikasi potensi penempatan stasiun MRT dengan mempertimbangkan efisiensi serta efektivitas interkoneksi dan integrasi kawasan. Proses ini dilakukan melalui diskusi, koordinasi, dan pertukaran data dengan PT MRT Jakarta, serta bersifat tidak mengikat secara komersial sebelum ditindaklanjuti dalam perjanjian lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Bagi Summarecon, penjajakan ini melanjutkan visi jangka panjang perusahaan dalam membangun kota-kota terpadu yang tumbuh secara berkelanjutan," kata Adhi
Selama lebih dari 5 dekade, Summarecon mengembangkan kawasan dengan pendekatan menyeluruh yang mengintegrasikan hunian, komersial, pendidikan, hospitality, ruang publik, dan infrastruktur pendukung sebagai satu kesatuan ruang hidup.
Baca Juga
Summarecon (SMRA) Hadirkan Arsip 50 Tahun Pembangunan Kota Terpadu
Melalui nota kesepahaman tersebut, para pihak akan melakukan kajian bersama pengembangan koridor Kembangan–Balaraja yang mencakup aspek interkoneksi, integrasi kawasan, teknis, bisnis, legal, serta manajemen risiko. Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk joint working group yang dijadwalkan bekerja selama dua tahun ke depan untuk menyusun rencana kerja bersama.
Adrianto P Adhi mengatakan konektivitas transportasi publik merupakan fondasi utama dalam pengembangan kota terpadu yang berkelanjutan. "Melalui perencanaan dan penjajakan ini, Summarecon melanjutkan komitmennya untuk mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sistem transportasi massal untuk mendorong peralihan dari penggunaan kendaraan pribadi,” ujarnya.
Ia menambahkan integrasi jaringan transportasi dengan kawasan menjadi elemen penting dalam menciptakan mobilitas yang efisien, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.
Summarecon melalui unit-unit bisnisnya di wilayah Barat Jakarta, termasuk Summarecon Serpong dan Summarecon Tangerang, terus mengembangkan kawasan dengan pendekatan bertahap dan terukur, sejalan dengan visi perusahaan dalam membangun kota yang terencana dan terintegrasi.
Executive Director Summarecon Serpong Albert Luhur menyampaikan bahwa kawasan Summarecon Serpong telah tumbuh dengan basis penghuni yang kuat serta aktivitas kota yang dinamis. “Sebagai kawasan yang dilengkapi dengan hunian, komersial, pendidikan, hospitality, serta ruang bagi aktivitas ekonomi kreatif, keterhubungan dengan MRT Koridor Timur–Barat akan memperkuat ekosistem kawasan yang telah terbentuk,” ujarnya.
Sementara itu, Executive Director Summarecon Tangerang Hindarko Hasan menilai integrasi MRT menjadi fondasi penting bagi kawasan terbaru yang dikembangkan perusahaan. “Summarecon Tangerang sebagai kawasan terbaru yang dikembangkan oleh Summarecon direncanakan dengan visi jangka panjang,” katanya.
Menurut Hindarko, keterhubungan tersebut akan mendorong pertumbuhan fungsi residensial dan komersial secara berkelanjutan, sekaligus memastikan kawasan terus relevan di masa depan.
Baca Juga
Penjualan Lampaui Target Tahunan, Saham Summarecon Agung (SMRA) Direkomendasikan Ini
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menegaskan kerja sama antara Summarecon dan MRT Jakarta mencerminkan kontribusi sektor swasta dalam mendukung agenda pemerintah yang berfokus pada peningkatan interkonektivitas antar kawasan. Percepatan interkoneksi MRT membutuhkan dukungan berbagai pihak.
"MRT Jakarta memahami bahwa bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengembang swasta yang memiliki visi sama dalam memberikan layanan terbaik dan sesuai kebutuhan masyarakat, mutlak dilakukan,” ujar Tuhiyat.
Ia menambahkan pihaknya mengapresiasi dukungan pengembang swasta dalam menghadirkan sistem transportasi publik modern yang dibutuhkan masyarakat.

