Pertamina Geothermal (PGEO) Bangun Jembatan di Tenggamus Lampung dari Bonus Produksi
Poin Penting
|
TANGGAMUS, Investortrust.id - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE, perusahaan energi panas bumi bagian dari PT Pertamina (Persero), meresmikan Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung belum lama ini untuk meningkatkan konektivitas dan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan bonus produksi perusahaan. Pembangunan infrastruktur tersebut sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan daerah di wilayah operasionalnya.
Peresmian jembatan dilakukan oleh Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi bersama jajaran pemerintah daerah, unsur TNI dan Polri, DPRD, tokoh masyarakat, serta perwakilan PGE Area Ulubelu.
Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menyatakan pembangunan jembatan ini menjawab kebutuhan masyarakat akan akses infrastruktur yang lebih baik. Ia menilai kehadiran industri panas bumi tidak hanya berfokus pada energi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga
Fokus pada Kinerja, Saham Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Tetap Menguat
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi PGE Area Ulubelu melalui alokasi bonus produksi yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Saleh dikutip Kamis (19/3/2026).
Ia menambahkan bahwa jembatan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan wilayah.
Pjs General Manager PGE Area Ulubelu Rizaldy menjelaskan pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanggamus. Ia menegaskan pengelolaan bonus produksi dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.
“PGE Area Ulubelu memastikan bahwa pemanfaatan bonus produksi dikelola secara transparan dan tepat sasaran. Langkah nyata tersebut kini diperkuat dengan pembangunan Jembatan Ulu Semong yang menghubungkan Desa Ulu Semong dengan Desa Petai Kayu,” ujar Rizaldy.
Jembatan tersebut dibangun dengan anggaran lebih dari Rp 5 miliar yang bersumber dari bonus produksi tahun sebelumnya. Infrastruktur ini dinilai strategis karena menjadi penghubung utama yang memperlancar distribusi hasil pertanian serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca Juga
Pertamina Geothermal (PGEO) Edukasi Model Bisnis Panas Bumi di Depan Mahasiswa Unpar Bandung
Selain pembangunan infrastruktur, PGE Area Ulubelu juga menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), yaitu program perusahaan untuk mendukung pembangunan sosial dan lingkungan masyarakat sekitar. Melalui program ini, perusahaan mengembangkan inovasi pemanfaatan energi panas bumi untuk budidaya melon yang membuka peluang usaha baru bagi warga.
Perusahaan juga membina kelompok usaha masyarakat, termasuk pengolahan limbah kulit kopi menjadi pupuk organik bernama Pertaganik, serta meningkatkan kualitas kopi lokal melalui pembinaan kelompok tani Kopi Beloe.
Masyarakat Ulubelu menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut yang dinilai memberikan dampak nyata terhadap pembangunan wilayah.

