Aprisindo: Ekspor Alas Kaki RI Tembus US$ 7,2 miliar, Tumbuh 13,13%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Dewan Pembina Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko memaparkan kinerja ekspor industri alas kaki nasional yang mencapai US$ 7,2 miliar hingga November 2025. Angka ini meningkat sebesar 13,13% jika dibandingkan dengan 2024.
"Ekspor kita sampai saat ini ya, dari data yang masuk sampai November tahun 2025 sebesar US$ 7,2 miliar," ucap Eddy saat konferensi pers usai Musyawarah Nasional (Munas) XI Aprisindo, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Dengan capaian tersebut, Eddy memperkirakan nilai ekpsor yang akan dicapai pada Desember 2025 akan menyentuh angka US$ 700.000. Sehingga kinerja ekspor sektor alas kaki diproyeksikan sebesar US$ 7,9 miliar pada 2025.
Baca Juga
"Sehingga kita nanti akan menutup tahun ini mungkin dengan angka US$ 7,8 miliar atau US$ 7,9 miliar . Tentu ini adalah satu hal yang sangat positif, dalam keadaan kondisi ekonomi yang tidak begitu baik, ternyata alas kaki itu bisa meningkat ekspornya sampai November 2025," ungkapnya.
Lebih lanjut, Eddy juga memproyeksikan ekspor alas kaki nasional pada beberapa tahun ke depan, hingga 2029 akan mencapai US$ 10 miliar.
"Maka kita mempunyai cita-cita dan kita yakin akan berhasil, bahwa di tahun 2028 atau maksimum di tahun 2029, kita akan mencapai minimal US$ 10 miliar. Yang saya kira ini adalah kontribusi yang sangat baik, penerima devisa untuk negara," terang Eddy.
Adapun, pada Munas Aprisindo XI telah ditetapkan kepengurusan yang baru untuk periode 2025-2030, yakni Ketua Dewan Pengurus Nasional Pusat Anton J. Supit, dan Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Pusat Harijanto. Kemudian, Ketua Dewan Pembina Aprisindo, Eddy Widjanarko Sekretaris Lany Sulaiman, serta, Anggota Dewan Pembina Hendrik Sasmito, Tjandra Suwarto, Eddie Iseng.

